Berita Bireuen
Pemkab Bireuen Gelar Upacara Peringatan Hardiknas, Ini Pesan Mendikdasmen yang Dibacakan Wabup
Upacara ini berlangsung di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten (Kapuspemkab) Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin (4/5/2026) pagi.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bireuen menggelar upacara Hardiknas 2026 di Cot Gapu, dipimpin Wakil Bupati Razuardi dan diikuti unsur pemerintah, pelajar, serta masyarakat.
- Pidato Mendikdasmen menegaskan Hardiknas sebagai momentum refleksi dan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.
- Peningkatan mutu pendidikan membutuhkan tiga pilar utama: mindset maju, mental kuat, dan misi yang lurus.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemkab Bireuen menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Upacara ini berlangsung di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten (Kapuspemkab) Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin (4/5/2026) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT.
Kegiatan rutin tahunan ini diikuti unsur Forkopimda, Sekda, para asisten, kepala SKPK, camat dari 17 kecamatan, ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Bireuen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mahasiswa, serta siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA/sederajat.
Perangkat upacara terdiri atas MC Ela Arisma dari SD Negeri 3 Kuala, pembina upacara Wakil Bupati Ir H Razuardi, MT, perwira upacara Zulmi Adha, SSTP, dan komandan upacara Aji Prakarsa dari SD Negeri 1 Bireuen.
Pembacaan UUD 1945 dilakukan oleh Maulinda dari SMPN 1 Peudada, doa oleh Rival Fauzal SH dari Kankemenag Bireuen, paduan suara dari SMAN 1 Bireuen, serta pengibar bendera Merah Putih dari Purna Paskibra, yaitu Rizki, Fawaz Firjatullah, dan Aqil Shodiq Al-Mufiq.
Baca juga: Korban Banjir Bireuen Kembali Demo Kantor Bupati, Ini Petisi Mereka
Dalam sambutannya, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen, Prof Dr Abdul Mu'ti, M.Ed.
Ia menyampaikan bahwa Hardiknas merupakan momentum untuk refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan semangat pendidikan nasional.
Ditegaskan bahwa pendidikan adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus dan penuh kasih untuk memanusiakan manusia, sekaligus mengembangkan potensi alami sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan tiga hal utama, yaitu mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
Tanpa ketiganya, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi formalitas semata.
Baca juga: Peringatan Hardiknas di Bireuen, Pejabat Kenakan Baju Adat Laka
“Selamat Hardiknas 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (*)
| Korban Banjir Bireuen Kembali Demo Kantor Bupati, Ini Petisi Mereka |
|
|---|
| Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Kembali Gelar Aksi Damai, Tuntut Seluruh Korban Banjir Didata Akurat |
|
|---|
| Camat Gandapura Gelar Rakor dan Bahas Keuangan BUMDes, Dorong Keseragaman APBG 2026 |
|
|---|
| Peringatan Hardiknas di Bireuen, Pejabat Kenakan Baju Adat Laka |
|
|---|
| Sosok Azhari, Sukses Jadi Sineas hingga Raih Gelar Magister, Dari Samalanga ke Layar Dokumenter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/baca-sambutan-04.jpg)