Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Underpass Beurawe Terendam Air Gegara Kabel Dicuri hingga Pompa Sedot Mati, Pemko akan Pasang CCTV

“Hari ini kita sudah melakukan survei kebutuhan untuk menentukan jumlah dan titik strategis pemasangan CCTV di area Underpass Beurawe,” kata Zubir.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Indra Wijaya
BERMAIN AIR - Sejumpah anak-anak bermain air di bawah underpase Beurawe yang terendam air, Selasa (5/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Underpass Beurawe di Banda Aceh terendam air hingga setinggi lutut orang dewasa pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga ditutup sementara.
  • Arus lalu lintas dari arah Kesdam menuju Lambhuk dialihkan, membuat pengendara harus memutar lebih jauh.
  • Genangan air dimanfaatkan sejumlah anak-anak sekitar untuk bermain.
  • Penyebab utama diduga pencurian kabel listrik oleh orang tak dikenal, yang membuat pompa tidak berfungsi.
  • Akibatnya, 4 unit pompa tidak beroperasi dan air meluap ke badan jalan underpass.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Underpass Beurawe di Kota Banda Aceh terendam air hingga terpaksa ditutup sementara, Selasa (5/5/2026).

Akibat penutupan itu, arus lalu lintas dari arah Kesdam menuju Lambhuk maupun sebaliknya harus dialihkan dan pengendara terpaksa memutar lebih jauh.

Pantauan Serambinews.com di lokasi, genangan air di bawah underpass mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi tersebut juga dimanfaatkan sejumlah anak-anak di kawasan sekitar untuk bermain air di lokasi genangan.

Terendamnya underpass diduga dipicu aksi pencurian kabel listrik oleh orang tak dikenal (OTK) yang menyebabkan pompa penyedot air tidak dapat berfungsi.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) langsung menindaklanjuti insiden tersebut setelah diketahui kabel pada panel pompa submersible dicuri.

Akibat pencurian itu, empat unit pompa submersible tidak dapat beroperasi sehingga air meluap dan menggenangi badan jalan underpass.

Kepala Diskominfotik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan pihaknya segera melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Hari ini kita sudah melakukan survei kebutuhan untuk menentukan jumlah dan titik strategis pemasangan CCTV di area Underpass Beurawe,” kata Zubir.

Baca juga: Kabel Dicuri, Pompa Mati, Underpass Beurawe Terendam Air

Ia menjelaskan, kamera pengawas akan dipasang di sejumlah titik di sekitar underpass, termasuk di area Box Panel Kontrol Pompa Submersible.

Menurutnya, keberadaan CCTV nantinya tidak hanya untuk mengantisipasi pencurian kabel, tetapi juga memudahkan pemantauan kondisi panel listrik dan operasional pompa secara real time.

“Dengan pemantauan ini, apabila terjadi gangguan pada pompa atau panel listrik dapat segera diketahui dan ditangani,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved