Banda Aceh
UBBG Dapat Izin Buka Prodi S2 Pendidikan Jasmani
Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) resmi memperoleh izin dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Universitas Bina Getsempena resmi membuka Program Magister (S2) Pendidikan Jasmani setelah mendapat izin pemerintah.
- Program ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang olahraga sekaligus memperluas akses pendidikan lanjutan di Aceh.
- UBBG berkomitmen menjaga kualitas akademik agar menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) resmi memperoleh izin dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia untuk membuka Program Studi Pendidikan Jasmani jenjang Magister (S2), Rabu (6/5/2026).
Legalitas pembukaan program tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Nomor 405/B/O/2026 yang ditetapkan pada Selasa (21/4/2026). Izin ini diberikan setelah melalui tahapan pengajuan serta evaluasi sesuai regulasi yang berlaku.
Dalam keputusan tersebut, program Magister Pendidikan Jasmani dinyatakan telah memenuhi standar minimal akreditasi, sehingga layak diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan pendidikan tinggi, khususnya di Aceh.
Rektor UBBG, Prof Dr Hj Lili Kasmini MPd menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Hadirnya program tersebut, menjadi jawaban atas kebutuhan akan tenaga profesional dan akademisi di bidang pendidikan jasmani dan olahraga, sekaligus kado terindah dalam momentum Milad ke-5 kampus ini.
Menurutnya, pembukaan program ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan lanjutan bagi masyarakat Aceh tanpa harus menempuh studi ke luar daerah. Selain itu, UBBG berkomitmen menjaga kualitas akademik agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dunia pendidikan dan industri olahraga.
"Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk civitas akademika UBBG atas kegigihannya hingga mendapat kepercayaan dari Kemdikti Saintek untuk membuka Prodi S2 Penjas. Terima kasih saya yang utama kepada Dikti Saintek, LLDikti Wilayah XIII Aceh, Yayasan Pendidikan Getsempena, Lembaga Sekolah Pascasarjana UBBG, Dosen Penjas, civitas akademika, dan semua pihak yang terlibat,” ujar Prof Lili.
Baca juga: VIDEO - UBBG Tambah Dua Guru Besar di Momen Milad ke-5, Rektor: Kado Terindah
Sementara Direktur Pascasarjana UBBG, Prof Dr Bansu Irianto Ansari MPd menjelaskan, program ini dirancang dengan pendekatan yang menggabungkan aspek akademik dan praktik, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu keolahragaan modern. “Lulusan tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai peneliti dan praktisi yang mampu berkontribusi melalui pendekatan berbasis riset,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Direktur Pascasarjana I, Dr Didi Yudha Pranata MPd memastikan, seluruh komponen akademik telah dipersiapkan secara matang, mulai dari kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) hingga kesiapan dosen yang kompeten. Hal serupa disampaikan Wakil Direktur Pascasarjana II, Dr Zikrur Rahmat MPd yang menekankan pentingnya tata kelola program dan dukungan institusi agar program berjalan secara berkelanjutan dan berkualitas.
Kehadiran program Magister Pendidikan Jasmani ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Aceh untuk mengembangkan diri di bidang olahraga dan pendidikan. Selain menawarkan akses yang lebih dekat dan terjangkau, program ini juga membuka ruang luas untuk riset inovatif yang relevan dengan kebutuhan daerah, termasuk pengembangan olahraga berbasis kearifan lokal.
“Dengan komitmen terhadap standar mutu pendidikan nasional, UBBG optimistis dapat mencetak lulusan yang unggul, profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-pimpinan-Sekolah-Pascasarjana-UBBG-saat-rapat-persiapan-2026.jpg)