Banda Aceh
Poltekkes Aceh Dampingi Keluarga Balita Stunting dan Cegah Risiko Diabetes
Tim Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pengembangan Desa Mitra di Gampong Baroh...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Tim dosen kebidanan dan gizi Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar pengabdian masyarakat di Gampong Baroh, Montasik, Aceh Besar pada 12 Mei 2026.
- Kegiatan ini untuk mendampingi keluarga balita stunting dan balita berisiko Diabetes Mellitus.
- Kegiatan yang dihadiri Keuchik, Kapus Montasik, bidan, dan kader Posyandu ini berisi pretest, edukasi gizi, pola asuh responsif, deteksi dini stunting, pencegahan DM, serta penguatan teknis pendampingan kader oleh ketua tim Bdn Yusnaini.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Tim Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pengembangan Desa Mitra di Gampong Baroh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Selasa (12/5/2026).
Tim dosen jurusan kebidanan dan jurusan gizi memberikan pendampingan kepada keluarga balita stunting untuk mengoptimalikan pola asuh serta keluarga balita dengan risiko Diabetes Mellitus (DM). Peserta kegiatan terdiri dari lima orang ibu yang memiliki balita stunting, lima orang ibu balita dengan risiko Diabetes Mellitus, serta lima orang kader kesehatan desa setempat.
Acara yang dipusatkan di meunasah itu, turut dihadiri oleh Keuchik, Kepala Puskesmas Montasik, Bidan Koordinator, Bidan Pembantu Lapangan, serta Ketua Kader Posyandu sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan program di masyarakat. Adapun tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh yang terlibat, yaitu Bdn Yusnaini, SST, M.Kes, Ampera Miko, DN, Com, MM; Nurlaila Ibrahim, SST, MKM; Bdn. Nora Usrina, SST, MKM; Iin Fitraniar, SST, MKM; Kartinazahri, SST, M.Keb; dan Cut Yuniwati, SKM, M.Kes.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi program pendampingan yang dipandu oleh Ampera Miko. Peserta diberikan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai stunting, pola asuh keluarga, Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), serta pencegahan risiko Diabetes Mellitus.
Selanjutnya, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga, pola asuh responsif, deteksi dini stunting, serta penerapan pola hidup sehat untuk mencegah risiko Diabetes Mellitus dalam keluarga.
Baca juga: Bupati Aceh Besar Tinjau Lokasi Pembangunan Labkesmas di Ingin Jaya
Pada kesempatan tersebut, tim pengabdian juga melaksanakan penguatan kader dan briefing teknis pendampingan yang dipimpin langsung oleh Bdn Yusnaini, SST, M.Kes sebagai ketua tim pelaksana. Kader diberikan arahan mengenai mekanisme pendampingan keluarga, pemantauan pertumbuhan balita, pelaksanaan kunjungan rumah, pengukuran antropometri, skrining risiko Diabetes Mellitus, serta edukasi kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
“Masalah stunting dan meningkatnya risiko Diabetes Mellitus dalam keluarga merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang perlu ditangani secara bersama. Melalui program pendampingan ini, kami ingin membantu keluarga memahami pentingnya pola asuh, pemenuhan gizi, serta penerapan gaya hidup sehat sejak dini,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-Poltekkes-Kemenkes-Aceh-saat-memberikan-pendampingan-di-Montasik-2026.jpg)