Jumat, 15 Mei 2026

Banda Aceh

UNICEF dan Dinas Pendidikan Evaluasi Gerakan Sekolah Sehat di 38 SMP Banda Aceh

UNICEF bersama Yayasan Aceh Hijau dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi praktik...

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
MONITORING – UNICEF bersama Yayasan Aceh Hijau dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi praktik baik Program Revitalisasi UKS serta implementasi GSS di SMP Negeri 12 Banda Aceh, pada Selasa (13/5/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • UNICEF bersama Yayasan Aceh Hijau dan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh melakukan monitoring Program Revitalisasi UKS dan Gerakan Sekolah Sehat di SMP Negeri 12 Banda Aceh.
  • Kegiatan ini diikuti perwakilan 38 SMP untuk memperkuat lingkungan sekolah yang sehat, aman, serta mendukung perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa.
  • Program tersebut juga mendorong peningkatan fasilitas WASH, pengelolaan limbah, dan edukasi kesehatan sebagai bagian menuju sekolah sehat berkelanjutan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – UNICEF bersama Yayasan Aceh Hijau dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi praktik baik Program Revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di SMP Negeri 12 Banda Aceh, pada Selasa (13/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah dan penanggung jawab UKS dari 38 SMP di Kota Banda Aceh sebagai upaya memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi siswa.

Dalam kegiatan itu, peserta meninjau langsung fasilitas pendukung UKS dan Gerakan Sekolah Sehat, sekaligus mendapatkan penguatan materi terkait sarana air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) yang aman, inklusif, dan berketahanan iklim.

UNICEF melalui Yayasan Aceh Hijau juga memfasilitasi kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan limbah, serta Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM) melalui promosi aplikasi OKY kepada 53 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, mengatakan penguatan UKS menjadi bagian penting dalam menciptakan sekolah sehat, termasuk mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala SMPN 12 Banda Aceh, Nova Erlinda, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya. Ia berharap praktik baik yang diterapkan SMPN 12 dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain, khususnya dalam penerapan PHBS dan penguatan lingkungan sekolah sehat.

Menurutnya, sekolah juga terus mendorong berbagai program kesehatan dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari persiapan menuju sekolah Adiwiyata.

Baca juga: Berawal dari Keresahan Hoaks, Mahasiswa USK Ini Bawa Pulang Juara 2 Nasional UNICEF

Lebih lanjut, perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, Yusnaini, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dalam mendukung revitalisasi UKS dan Gerakan Sekolah Sehat.

WASH Specialist Yayasan Aceh Hijau, Dian Aprianda, mengatakan kegiatan monitoring bersama ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan sumber daya sekolah guna mendukung sekolah sehat yang berkelanjutan.

“Saat ini Yayasan Aceh Hijau sedang melaksanakan Program Peningkatan Sarana WASH yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif di Kota Banda Aceh,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan berbagai pihak semakin kuat dalam mendukung terwujudnya Gerakan Sekolah Sehat di Kota Banda Aceh.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved