Selasa, 2 Juni 2026

Berita Lhokseumawe

HIMABIS Unimal Adakan Seminar Bisnis untuk Berwirausaha Mahasiswa

Seminar menghadirkan materi tentang pengembangan startup, inovasi bisnis, pemanfaatan teknologi & strategi meningkatkan daya saing usaha lokal.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
SEMINAR BISNIS - Himpunan Mahasiswa Administrasi Unimal menggelar seminar bisnis di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unimal, Kamis (21/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • HIMABIS Unimal mengadakan seminar bisnis di FISIP Unimal untuk mendorong mahasiswa berani berwirausaha dan mengembangkan bisnis lokal hingga tingkat nasional.
  • Seminar menghadirkan materi tentang pengembangan startup, inovasi bisnis, pemanfaatan teknologi, dan strategi meningkatkan daya saing usaha lokal.
  • Kegiatan ini juga mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar siap bekerja maupun menciptakan lapangan kerja melalui usaha dan inovasi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABIS) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar seminar bisnis bertema “Peran Generasi Muda dalam Mendorong Pengembangan Bisnis Lokal ke Kancah Nasional yang Kreatif dan Berdaya Saing” di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unimal, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan kewirausahaan, strategi pengembangan bisnis, serta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

Seminar tersebut diikuti mahasiswa Administrasi Bisnis dan pengurus HIMABIS. 

Acara dibuka oleh Dekan FISIP Universitas Malikussaleh, Teuku Zulkarnaen, SE, MM, PhD.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Unimal mengajak, mahasiswa untuk berani memulai usaha dan tidak takut menghadapi kegagalan.

Menurutnya, dunia bisnis menawarkan banyak peluang yang dapat dikembangkan oleh mahasiswa sejak masih berada di bangku kuliah. 

Baca juga: VIDEO Pemred Serambi dan Pengusaha Muda dari Bireuen Isi Kuliah Bisnis di UIN Ar-Raniry

Karena itu, keberanian untuk mencoba dan belajar dari pengalaman menjadi modal penting dalam membangun usaha.

“Berbisnis itu bisa apa saja, berwirausaha itu bisa apa saja, dan jangan takut jatuh,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Ketua HIMABIS, Fajri Hermawan mengatakan, bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi dan kreativitas.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pencari peluang, tetapi juga harus mampu menjadi pencipta perubahan di tengah masyarakat.

Ia berharap seminar tersebut dapat memberikan wawasan, pengalaman, dan motivasi baru bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang kewirausahaan.

“Generasi muda harus berani memulai usaha, berani mengambil langkah, serta mampu menciptakan ide-ide bisnis yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.

Baca juga: VIDEO Ismail Rasyid Bahas Potensi Ekspor Impor Aceh Dengan Mitra Bisnis dari Malaysia dan Korea

Sementara itu, Koordinator Program Studi Administrasi Bisnis, Nanda Ameliany, MSi menekankan, pentingnya mahasiswa memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama seminar sebagai bekal nyata dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, pengembangan bisnis lokal membutuhkan inovasi, keberanian mengambil peluang, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi pendorong bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ide-ide kreatif mereka, berani mengambil peluang, dan terus berinovasi dalam pengembangan bisnis lokal hingga bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Ketua Panitia Seminar, Vikky Nunggroho dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan kegiatan dilakukan selama dua pekan dengan dukungan penuh dari seluruh panitia dan pengurus HIMABIS. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang membahas berbagai aspek penting dalam dunia usaha dan kewirausahaan.

Pemateri pertama, Dr Mariyudi, SE, MM memaparkan materi tentang pengembangan ide bisnis startup yang berangkat dari permasalahan nyata dan kebutuhan pasar.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha sangat bergantung pada kemampuan pelaku bisnis dalam memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan.

Sementara itu, pemateri kedua, Rahmad Baihaqi membahas, strategi pengembangan bisnis lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi tim, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, serta praktik bisnis yang berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing usaha lokal di tingkat nasional.

Selain memberikan wawasan tentang tren dan peluang bisnis terkini, seminar ini juga diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi portofolio akademik dan profesional mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Universitas Malikussaleh (Unimal), Taufik Abdullah menjelaskan, bahwa kegiatan kemahasiswaan saat ini diarahkan untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa dan lulusan.

Ia menyebutkan, bahwa kegiatan seperti seminar, pelatihan, dan program pengembangan mahasiswa memiliki keterkaitan langsung dengan IKU 1 tentang lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Kemudian IKU 2 mengenai mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus, serta IKU 3 terkait keterlibatan dosen dalam kegiatan di luar kampus melalui berbagai bentuk kolaborasi dan pendampingan.

Menurut Taufik, pendekatan berbasis IKU tidak hanya memperkuat aspek akademik dan teori yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah, tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun dunia usaha.

“Pendekatan ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung indikator akreditasi program studi sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang orientasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja di berbagai sektor profesional.

Tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui usaha dan inovasi yang dikembangkan sejak masa perkuliahan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved