Selasa, 26 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

41 Siswa SMAN 2 Abdya Lulus SNBT 2026, Diterima di PTN Favorit

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas keberhasilan anak-anak kami yang berhasil meraih kampus impian melalui jalur SNBT.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
SNBT 2026 - Suasana pembinaan intensif dan pendampingan akademik siswa SMA Negeri 2 Aceh Barat Daya (Abdya) dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 beberapa waktu lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 41 siswa SMAN 2 Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Aceh.
  • Mayoritas siswa diterima di Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Teuku Umar (UTU), dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
  • Program studi yang diraih pun beragam dan kompetitif, mulai dari Psikologi, Ilmu Hukum, Teknik Industri, Teknik Sipil, Teknologi Informasi, hingga Ekonomi Pembangunan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya 


SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE — Sebanyak 41 siswa SMAN 2 Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Aceh.

Mayoritas siswa diterima di Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Teuku Umar (UTU), dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Program studi yang diraih pun beragam dan kompetitif, mulai dari Psikologi, Ilmu Hukum, Teknik Industri, Teknik Sipil, Teknologi Informasi, hingga Ekonomi Pembangunan.

Kepala SMAN 2 Aceh Barat Daya, Ibrahim Mai, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui disiplin, budaya belajar yang sehat, ketekunan, serta dukungan seluruh elemen sekolah.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas keberhasilan anak-anak kami yang berhasil meraih kampus impian melalui jalur SNBT. Ini bukan hasil instan, tetapi buah dari kerja keras, kesabaran, disiplin, dan doa yang terus dijaga selama proses belajar,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh letak geografis atau keterbatasan daerah, melainkan oleh visi, konsistensi pembinaan, dan kemauan siswa untuk berkembang.

Menurutnya, generasi muda dari daerah harus berani bersaing secara nasional tanpa kehilangan identitas dan karakter.

Baca juga: USK Umumkan 3.886 Peserta Lolos Jalur SNBT, Ini 10 Program Studi Paling Banyak Diminati, Ada Farmasi

“Kami selalu menanamkan bahwa anak daerah tidak boleh merasa kecil. Pendidikan adalah ruang meritokrasi, tempat siapa pun bisa maju selama mau belajar, bekerja keras, dan menjaga integritas. Ketika disiplin bertemu dengan cita-cita, maka keterbatasan geografis bukan lagi penghalang,” tambahnya.

Ibrahim juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, komite sekolah, dan orang tua siswa yang berperan besar dalam menciptakan atmosfer pendidikan yang produktif dan berorientasi masa depan.

“Keberhasilan ini adalah kerja kolektif. Ada ketulusan guru dalam membimbing, doa orang tua yang tidak pernah putus, dan semangat anak-anak yang terus tumbuh. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membersamai perjalanan pendidikan ini,” katanya.

Ia juga memberi motivasi kepada siswa yang belum lolos SNBT agar tidak menjadikan hasil tersebut sebagai akhir perjalanan akademik.

“Tidak semua jalan sukses dimulai dari kemenangan pertama. Kadang seseorang dipersiapkan melalui proses gagal, bangkit, lalu tumbuh lebih kuat. Jangan menyerah. Evaluasi diri, perbaiki ikhtiar, dan terus melangkah menuju peluang berikutnya,” tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved