Harga Emas di Aceh
Harga Emas di Langsa Stabil pada Hari Kedua Idul Adha 1447 H, Transaksi Masih Sepi
Emas perhiasan 99,5 persen bertahan di Rp 8.450.000 per mayam, 97 persen Rp 8.200.000 per mayam, dan 70 persen Rp 2.300.000 per gram.
Ringkasan Berita:
- Harga emas di Kota Langsa tetap stabil pada hari kedua Idul Adha 1447 H, Kamis (28/5/2026).
- Emas perhiasan 99,5 persen bertahan di Rp 8.450.000 per mayam, 97 persen Rp 8.200.000 per mayam, dan 70 persen Rp 2.300.000 per gram.
- Meski transaksi masih sepi, stabilitas harga memberi kepastian bagi pedagang dan pembeli di tengah suasana perayaan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pada hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026), suasana Kota Langsa tidak hanya dipenuhi dengan aktivitas ibadah kurban, tetapi juga dengan dinamika ekonomi lokal yang tetap stabil.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa harga emas perhiasan di wilayah ini tidak mengalami perubahan berarti.
Meski momentum Idul Adha biasanya membawa pergerakan pada sektor perdagangan.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya para pembeli dan pedagang emas yang menjadikan perhiasan sebagai salah satu instrumen investasi sekaligus kebutuhan budaya.
Fahrurrazi, pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera menegaskan, bahwa harga emas masih bertahan di posisi semula alias stabil.
Emas perhiasan dengan kadar 99,5 persen, beber dia, tetap berada di angka Rp 8.450.000 per mayam, ditambah ongkos Rp 50 ribu.
Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Stagnan, Cek Rinciannya pada Hari Kedua Idul Adha
Sementara itu, emas perhiasan 97 persen, masih stabil di Rp 8.200.000 per mayam, juga dengan ongkos tambahan Rp 50 ribu.
Untuk kadar 70 persen, harga tetap bertahan di Rp 2.300.000 per gram, belum termasuk ongkos.
Konsistensi harga ini memberi kepastian bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas di tengah suasana perayaan.
Stabilitas harga emas di Langsa mencerminkan kondisi pasar yang relatif tenang.
Meski Idul Adha sering kali menjadi momen meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Terutama untuk keperluan kurban dan konsumsi rumah tangga, sektor emas tidak terpengaruh secara signifikan.
Hal ini menunjukkan bahwa permintaan emas di Kota Langsa lebih dipengaruhi oleh faktor jangka panjang.
Baca juga: Harga Emas Pegadaian Jatuh Lagi, UBS Turun Rp61.000 Per Gram, Cek Rincian Hari Ini per 28 Mei 2026
Seperti kebutuhan investasi dan tabungan, daripada fluktuasi musiman.
Selain itu, keberlangsungan harga emas yang tetap stabil juga memberi rasa aman bagi para pedagang.
Mereka tidak perlu khawatir akan kerugian mendadak akibat penurunan harga.
Sementara pembeli pun merasa lebih tenang karena tidak ada lonjakan harga yang memberatkan.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pasar emas di Langsa memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap dinamika ekonomi lokal maupun perayaan besar seperti Idul Adha.
Dengan demikian, Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah dan kebersamaan.
Tetapi juga memperlihatkan ketahanan sektor perdagangan emas di Kota Langsa.
Baca juga: Hari Kedua Lebaran, Cek Harga Emas di Abdya Kamis 28 Mei 2026
Stabilitas harga emas menjadi bukti bahwa pasar tetap terkendali.
Memberikan kepastian bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan budaya maupun sebagai aset berharga.(*)
| Harga Emas di Lhokseumawe Stagnan Sehari Jelang Idul Adha 1447 H, Segini Pasarannya |
|
|---|
| Harga Emas Naik Tajam di Lhokseumawe, Segini Pasaran 2 Hari Jelang Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| Harga Emas di Aceh Timur Merangkak Naik Usai Anjlok, Segini Pasarannya |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Stagnan, Cek Rincian Per 21 Mei 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Turun, Segini Harga Emas Per Gram Senin 18 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Syirajullah-soal-harga-emas.jpg)