Berita Aceh Timur
Tiga Hektare Lahan di Kabupaten Aceh Timur Terbakar
Kebakaran hebat ini tersebar di dua titik utama, yakni 2 hektar di Dusun Kubu Tungku dan 1 hektar di Dusun Kuta Tuha totalnya 3 hektare.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.
Api yang awalnya bersumber dari gampong tetangga selama tiga hari terakhir, terus meluas dan menghanguskan sedikitnya tiga hektar lahan tidur serta perkebunan milik warga pada Minggu (31/5).
Kebakaran hebat ini tersebar di dua titik utama, yakni 2 hektar di Dusun Kubu Tungku dan 1 hektar di Dusun Kuta Tuha totalnya 3 hektare.
Api baru berhasil dijinakkan setelah beberapa unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Timur diterjunkan ke lokasi secara maraton hingga Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Sayangnya, di tengah upaya petugas berjibaku memadamkan api di titik pertama, kebakaran baru justru tersulut di titik lain akibat kelalaian seorang petani yang membakar jerami di sawah. Api jerami tersebut dengan cepat menjalar dan melahap lahan tidur di sekitarnya.
"Awalnya api berasal dari Gampong Ujong Tunong sejak tiga hari lalu, lalu meluas ke Tumpok Teungoh. Saat armada Damkar sedang memadamkan titik pertama, tiba-tiba ada petani yang membakar jerami hingga memicu titik kebakaran kedua yang tak kalah besar," ujar Camat Julok Muhammad Ishak, saat memeriksa kondisi lahan yang hangus, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Kisah Pilu Kakek 64 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Sesama Jenis Mantan Caleg, Korban Ancaman Foto AI
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, lahan yang hangus di Dusun Kubu Tungku merupakan milik almarhum Muhammad Jamil (mantan Keuchik), H. Budiman, dan Tgk Ridwan. Sementara di Dusun Kuta Tuha, api melalap lahan milik Tgk Muhammad Nur, Agustiar, T. Mahdi, dan Muhammad Amin.
Camat Julok Muhammad Ishak mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan melaporkan langsung insiden ini kepada Bupati Aceh Timur untuk penanganan lebih lanjut.
"Menanggapi situasi yang kian rawan di musim kemarau, kami menginstruksikan seluruh Kepala Desa (Keuchik) untuk memperketat pengawasan dan memasang spanduk larangan membakar hutan dan lahan di titik-titik rawan," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sosialisasi terkait bahaya Karhutla sebenarnya baru saja dilakukan di desa-desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Namun, kesadaran warga dinilai masih minim.
"Kami mengimbau keras agar masyarakat stop membakar jerami di sawah atau membakar sampah di ladang secara sembarangan. Di musim kemarau seperti ini, tindakan sekecil itu sangat berpotensi memicu kebakaran besar yang merugikan banyak pihak," tegas Ishak.
Baca juga: Suami Berutang kepada Istri yang Meninggal, Apakah Otomatis Lunas? Buya Yahya Beri Penjelasan
| Masyarakat Blang Geulumpang Aceh Timur Laksanakan Khanduri Laot |
|
|---|
| Pekerja dan Kontraktor Medco E&P Malaka Salurkan 39 Hewan Kurban Idul Adha 1447 |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jaga Distribusi Energi Berjalan Aman di Aceh Timur |
|
|---|
| BBM Sempat Kosong di Beberapa SPBU Aceh Timur, Ini Penjelasan Patra Niaga |
|
|---|
| Kecamatan Julok Sembelih 143 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lokasi-kebakaran-lahan-tidur-di.jpg)