Selasa, 2 Juni 2026

Banda Aceh

GEN-A Edukasi Bahaya Rokok dan Kesehatan Mental dalam Bazar HUT Lanud SIM

Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) berpartisipasi dalam Bazar Hari Ulang Tahun Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) yang...

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
BAZAR - Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) berpartisipasi dalam Bazar Hari Ulang Tahun Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) yang berlangsung pada 23–24 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • GEN-A berpartisipasi dalam Bazar Hari Ulang Tahun Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) yang berlangsung pada 23–24 Mei 2026. 
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LENTERA (Layanan Edukator dan Tenaga Konselor Kesehatan Mental & Anti Narkoba Remaja).
  • Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya zat adiktif dan pentingnya menjaga kesehatan mental.

 

SERAMBINEWS.COM — Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) berpartisipasi dalam Bazar Hari Ulang Tahun Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM) yang berlangsung pada 23–24 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LENTERA (Layanan Edukator dan Tenaga Konselor Kesehatan Mental & Anti Narkoba Remaja) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya zat adiktif dan pentingnya menjaga kesehatan mental.

Ketua Pelaksana Program LENTERA, Agustian Hasna, mengatakan partisipasi GEN-A dalam bazar tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan program-program GEN-A kepada berbagai stakeholder. Kami berharap kolaborasi bersama LANUD SIM melalui Program LENTERA dapat menjadi langkah nyata dalam membangun Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujar Agustian.

Mengusung tema peringatan "For Golden Generation", GEN-A menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang berfokus pada bahaya zat adiktif, khususnya rokok, serta pentingnya menjaga kesehatan mental. Dalam kegiatan tersebut, GEN-A memperkenalkan media edukasi interaktif EKSIS (Engklek Edukasi) yang dirancang untuk menyampaikan pesan kesehatan melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok usia.

Selama dua hari pelaksanaan, puluhan pengunjung mengikuti sesi edukasi yang diselenggarakan di stan GEN-A. Pada hari pertama, kegiatan menjangkau sekitar 15–20 peserta yang terdiri atas anak-anak dan orang dewasa. Jumlah peserta meningkat pada hari kedua menjadi sekitar 20–40 orang.

Bazar HUT Lanud SIM turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Komandan Lanud SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro, M.Tr.(Han.), Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13/D.I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny. Keke Suryo Anggoro, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Kepala Bea Cukai Aceh, unsur TNI-Polri, serta berbagai instansi dan mitra strategis yang berada di lingkungan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.

Berbagai tanggapan positif disampaikan pengunjung terhadap stan GEN-A. Letda Adm Kadafi Adzira Fayyadl, S.Tr.(Han.), menilai stan tersebut mampu menggabungkan unsur edukasi dan hiburan dengan baik.

"Stan GEN-A sangat baik karena menyajikan informasi yang berguna bagi masyarakat melalui permainan edukatif yang menarik. Pengunjung dapat memahami dampak merokok, pentingnya pertolongan pertama, serta kesadaran untuk memeriksakan kesehatan diri," katanya.

Baca juga: Ada Wahana Edukasi Anti-Rokok di CFD Banda Aceh, Ini Penjelasan Gen-A

Apresiasi serupa disampaikan Serda Mhd. Hasan Habibi Nasution. Menurutnya, penyampaian materi yang interaktif membuat informasi lebih mudah diterima oleh pengunjung dari berbagai usia.

"Stan GEN-A dikemas secara menarik dan interaktif. Penggunaan media visual membantu pengunjung memahami literasi digital, pentingnya menjaga data pribadi, serta penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara itu, Pratu Ridho Kurniawan menilai suasana stan yang ramah dan terbuka menjadi salah satu kekuatan kegiatan tersebut.

"Pengunjung merasa nyaman untuk bertanya dan berkonsultasi. Kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik," katanya.

Respons positif juga datang dari masyarakat sekitar yang mengikuti edukasi melalui media EKSIS. Mereka menilai metode pembelajaran yang interaktif membuat pesan-pesan kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat. Sejumlah pengunjung berharap media edukasi tersebut dapat terus dikembangkan untuk membahas berbagai isu lain, seperti bahaya alkohol, zat adiktif lainnya, serta tema-tema kesehatan masyarakat yang lebih luas.(rel/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved