Jumat, 5 Juni 2026

Info Aceh Tengah

Wabup Aceh Tengah Uji Ketangguhan Combine Harvester Bantuan Kementan

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan turun langsung ke sawah Kampung Pepalang untuk menguji coba combine harvester bantuan Kementan RI.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
UJICOBA COMBINE HARVESTER - Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs Muchsin Hasan, MS ikut naik di atas mesin pemanen padi atau combine harvester saat melakukan uji coba dan panen perdana di Kampung Pepalang, Kecamatan Pegasing, Kamis (4/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, turun langsung ke sawah Kampung Pepalang, Pegasing, untuk menguji coba combine harvester bantuan Kementan RI.
  • Mesin pemanen modern ini terbukti tangguh di medan bergelombang dan mampu mempercepat panen, menekan biaya, serta mengurangi kehilangan hasil.
  • Dua unit combine harvester kini disiapkan untuk kelompok tani dan Dinas Pertanian, mendukung modernisasi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Aceh Tengah.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP turun langsung ke sawah bersama petani Kampung Pepalang, Kecamatan Pegasing, untuk menguji coba mesin pemanen modern combine harvester bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. 

Uji coba yang dilakukan pada Kamis (4/6/2026) itu, bertujuan untuk memastikan keandalan mesin di medan persawahan Aceh Tengah yang bergelombang.

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Tengah, Nasrun Liwanza menjelaskan, bahwa dua unit combine harvester merupakan hasil permohonan Bupati Haili Yoga kepada Menteri Pertanian. 

Satu unit ditempatkan di Kecamatan Pegasing untuk dikelola kelompok tani.

Aementara satu unit lainnya disiagakan di Dinas Pertanian agar bisa dipinjam pakai oleh kelompok tani di berbagai wilayah.

Hasil uji coba menunjukkan mesin mampu beroperasi dengan baik meski di lahan yang tidak rata. 

Baca juga: Tingkatkan Hasil Panen Padi Melalui Optimalisasi Combine Harvester di Kecamatan Meureubo

Teknologi ini dinilai sangat mendesak bagi petani lokal karena membawa banyak manfaat.

Di antaranya adalah, mempercepat durasi panen, menekan biaya operasional, mengurangi kehilangan hasil panen, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dalam jumlah besar.

Wabup Muchsin Hasan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran uji coba tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa combine harvester dapat diadopsi secara optimal di Aceh Tengah

“Mesin ini dapat beroperasi normal tanpa kendala, meskipun kondisi persawahan kita memiliki karakteristik khas. Ini kabar baik bagi petani,” ujarnya.

Ia berharap, Kementerian Pertanian terus memberikan dukungan serupa untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian.

Keberadaan alsintan modern ini diproyeksikan sangat membantu petani di sentra produksi padi seperti Pegasing, Celala, Bintang, Kebayakan, hingga Linge. 

Dengan hamparan sawah yang luas, mekanisasi pertanian menjadi solusi penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Baca juga: Pj Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Combine Harvester Besar kepada Petani

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. 

Combine harvester bukan hanya simbol modernisasi, tetapi juga bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung petani menghadapi tantangan zaman.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved