Senin, 8 Juni 2026

Bus Legendaris Aceh

Malam Panjang Menuju Medan

perjalanan menuju Medan dahulu bukan sekadar soal berpindah kota. Ada kebiasaan, kenangan, dan cerita panjang yang tumbuh di sepanjang jalan

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI SENIN 20260608 

BAGI banyak orang Aceh, perjalanan menuju Medan dahulu bukan sekadar soal berpindah kota. Ada kebiasaan, kenangan, dan cerita panjang yang tumbuh di sepanjang jalan lintas Sumatra. Bus malam menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh selama bertahun-tahun.

Mahasiswa menaikinya untuk kembali ke kampus setelah libur panjang. Pedagang berangkat membawa harapan dagangan. Keluarga pulang kampung menjelang hari raya. Ada pula orang-orang yang pergi demi mencari pekerjaan atau mengantar keluarga berobat ke Medan.

Semua perjalanan itu berawal dari terminal dan berakhir setelah menempuh jalan panjang semalaman.

Di dalam bus, orang-orang asing berbagi ruang yang sama. Sebagian tertidur sambil bersandar di jendela. Sebagian lagi menikmati kopi ketika bus berhenti di rumah makan tengah malam. Ada yang berbincang dengan penumpang lain, ada pula yang diam menikmati gelap jalan lintas Sumatra. 

Pada masanya, perjalanan darat melahirkan pengalaman sosial yang tidak tergantikan. Kini suasana itu perlahan berubah. Perjalanan menuju Medan masih berlangsung setiap hari, tetapi ritmenya tidak lagi sama seperti satu atau dua dekade lalu. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi. Mobilitas juga berubah mengikuti perkembangan zaman.

Namun bagi sebagian orang, bus malam tetap memiliki makna tersendiri. Raudhatul Jannah, mahasiswi asal Medan, mengaku masih lebih memilih bus dibanding moda transportasi lain untuk perjalanan pulang pergi. Menurutnya, perjalanan darat terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain biaya yang lebih terjangkau, perjalanan menggunakan bus memberi ruang menikmati perjalanan tanpa terburu-buru. “Kalau naik bus itu kita bisa menikmati perjalanan,” katanya.

Baginya, perjalanan menggunakan bus menghadirkan suasana yang berbeda dibanding pesawat atau travel. Ada waktu panjang yang membuat perjalanan terasa lebih hidup dan akrab.

Perubahan zaman memang menggeser banyak hal dalam dunia transportasi Aceh, tetapi sebagian masyarakat tetap mempertahankan hubungan emosional dengan perjalanan darat. Muhammad Yani termasuk salah satu orang yang menyaksikan perubahan itu dari dekat.

Sebagai kru bus yang telah lama bekerja di Terminal Batoh, ia masih mengingat bagaimana ramainya perjalanan Banda Aceh-Medan pada masa lalu. Menjelang malam, terminal penuh oleh penumpang dari berbagai daerah. Banyak mahasiswa pulang kampung saat akhir pekan. Keluarga membawa barang bawaan dalam jumlah besar. Sopir dan kernet sibuk menyiapkan keberangkatan satu demi satu armada menuju Medan.

Kini keramaian seperti itu lebih sering terlihat saat musim libur atau menjelang hari raya. Meski begitu, menurut Yani, perjalanan darat tetap menjadi pilihan sebagian masyarakat Aceh, terutama untuk rute jarak jauh. “Kalau perjalanan jauh, orang masih banyak pilih bus,” ujarnya.

Perjalanan darat juga perlahan berubah mengikuti kebutuhan penumpang masa kini. Muhammad Zikri, staf ticketing di Terminal Batoh, mengatakan masyarakat sekarang lebih memperhatikan kenyamanan selama perjalanan. 

Jika dahulu penumpang cukup mencari kendaraan menuju tujuan, kini mereka mempertimbangkan fasilitas, kualitas kursi, hingga suasana di dalam kabin. Karena itu, bus sleeper menjadi layanan yang paling banyak diminati beberapa tahun terakhir.

Namun di tengah semua perubahan itu, bus malam tetap menyimpan kenangan yang sulit digantikan bagi sebagian masyarakat Aceh. Ada generasi yang tumbuh bersama perjalanan semalaman menuju Medan. Ada orang-orang yang mengingat bus malam sebagai bagian dari masa kuliah, masa merantau, atau perjalanan pulang kampung bersama keluarga.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved