Selasa, 9 Juni 2026

Demo Tuntut Jadup di Aceh Singkil

Tanggapi Demonstran, Bupati Aceh Singkil Sebut Pembagian Jadup Dilakukan Bertahap 

"Tahap satu dilaksanakan dibayar, yang tidak masuk ditahap satu dimasikan ditahap dua. Tahap dua sebagian nanti dibayar kita masukan ketahap tiga...

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
Unjuk Rasa Jadup: Demonstran melakukan unjuk rasa menuntut jatah hidup bagi korban banjir di kantor Bupati Aceh Singkil, Senin (8/6/2026). 

Melainkan kesepakatan seluruh peserta aksi unjuk rasa. 

"Itu bukan sepihak tapi semua," teriaknya. 

Di situlah Safriadi, meminta yang bersangkutan duduk dengan nada tinggi. 

Jika permintaannya tidak diindahkan, Safriadi mengancam tinggalkan demostran. 

Lantaran situasi memanas, bupati lantas meminta enam orang perwakilan demonstran masuk ke ruangannya untuk berdialog. 

Sementara itu salah satu pernyataan yang memberatakan bupati sehingga tidak langsung ditanda tangan adalah adanya poin jaminan merealisasikan tututan selama 30 hari kedepan. 

"Jadi kalau menjamin apalagi ditetapkan 30 hari. Bapa saja mampu," ujar Safriadi. 

Massa aksi unjuk rasa kepung kantor Bupati Aceh Singkil, di kawasan Pulo Sarok, Singkil.

Aksi ujuk rasa yang mengataskan namakan Gerakan Masyarkat Kemukiman Pemuka (Gemuka) itu, dipicu belum cairnya jatah hidup (Jadup) bagi korban banjir November 2025 lalu.

Dalam orasinya massa menyampaikan sejumlah tuntutan. 

Antara lain menuntut kejelasan data stimulus tahap II pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025. 

Meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, membuka secara transparan data penerima bantuan jadup dan bantuan rehab rumah kepada masyarakat. 

Selanjutnya menuntut penetapan penerima bantuan berdasarakan kondisi nyata di lapangan. 

"Bukan berdasarkan data yang tidak jelas sumber dan keakuratannya," kata Buyung Sanang Koordinator Lapangan Unjuk Rasa.

Tuntutan berikutnya meminta Pemkab Aceh Singkil, salurkan bantuan secara adil, merata dan tepat sasaran tanpa tebang pilih. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved