Berita Aceh Tengah
Anjing Liar ‘Teror’ Tiga Desa, Delapan Warga Luka-Luka Digigit
“Badan anjing itu dipukul berkali-kali sampai gigitannya lepas dan binatang itu lari.” JUMADI, Korban Gigitan Anjing
Para korban mengalami tingkat keparahan luka yang bervariasi, mulai dari luka lecet hingga luka robek yang cukup dalam pada bagian anggota gerak tubuh seperti lengan dan kaki. "Kami sudah melakukan penanganan cepat sesuai prosedur tetap kasus gigitan hewan penular rabies. Luka semua korban dibersihkan secara intensif dan langsung diberikan suntikan vaksin anti-rabies," ujarnya.
Dijelaskan, pemberian vaksin ini merupakan langkah darurat yang sangat krusial sebagai tindakan profilaksis pasca-paparan. Langkah ini wajib dilakukan demi mencegah virus merusak sistem saraf pusat.
"Rabies merupakan penyakit mematikan yang belum ada obatnya jika gejala klinis sudah telanjur muncul pada manusia. Oleh karena itu, penanganan golden period pada luka gigitan tidak boleh ditunda. Saat ini, kondisi kedelapan korban dinyatakan stabil dan diizinkan menjalani rawat jalan di bawah pemantauan berkala dari tim medis puskesmas," tegas Mudarmawati.
Pasca-kejadian, Dinkes Aceh Tengah mengimbau masyarakat Silih Nara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengandangkan atau mengikat hewan peliharaan mereka sementara waktu.
Dia juga meminta masyarakat untuk mengenali ciri-ciri klinis rabies pada hewan liar di sekitar mereka, seperti perilaku takut terhadap air dan cahaya, keluarnya air liur secara berlebihan akibat lumpuhnya otot menelan, serta sifat yang berubah menjadi sangat agresif dan gemar menyerang benda apa saja yang bergerak tanpa sebab.
"Jika ada warga yang mengalami kasus gigitan hewan penular rabies, kami meminta agar segera menerapkan langkah protokol pertolongan pertama secara mandiri sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan," kata Mudarmawati.
Langkah awal yang harus dilakukan adalah mencuci luka dengan air bersih yang mengalir sesegera mungkin setelah kejadian. Luka tersebut wajib digosok menggunakan sabun atau detergen selama sepuluh hingga lima belas menit karena zat pembersih dalam sabun mampu menghancurkan lapisan lemak pembungkus virus rabies.
Setelah dikeringkan, luka dapat dibasuh dengan cairan antiseptik seperti obat merah atau alkohol 70 persen untuk mencegah infeksi sekunder, sebelum akhirnya korban dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan suntikan Vaksin Anti-Rabies.(am)
penangkapan anjing liar
digigit anjing liar
anjing liar
kambing dimangsa anjing liar
bocah digigit anjing liar
anjing liar gigit bocah
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Tembus 62 Ribu Kunjungan Wisatawan pada April 2026, Aceh Tengah Kini Miliki Data Pariwisata Digital |
|
|---|
| Bupati Haili Yoga Serahkan Insentif Guru Mengaji dan Pengurus Masjid di Aceh Tengah |
|
|---|
| Warga Berhasil Buka Jalan Enang-Enang |
|
|---|
| Bupati Haili Salurkan Daging Kurban Door to Door, Sasar 1.767 Ibu Hamil dan 684 Anak Stunting |
|
|---|
| Bupati Haili Yoga Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto Seberat 824 Kg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-digigit-anjing.jpg)