Selasa, 9 Juni 2026

Dapur MBG Tutup Operasional

14.667 Penerima Manfaat MBG di Langsa Terdampak, Pasca 6 SPPG Tutup Sementara Operasional

Sementara Supplier sendiri terpaksa menghentikan pasokan bahan pangan, diduga karena pihak Supplier belum menerima pencairan dana

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
MBG - Program Makan Bergizi Gratis terus dievaluasi untuk memastikan kualitas layanan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat. Foto ilustrasi dibuat menggunakan Chat GPT. 

 

Ringkasan Berita:
  • 14.667 penerima manfaat terdampak tidak mendapatkan MBG di 6 SPPG yang berhenti sementara beroperasional di Kota Langsa.
  • Data penerima manfaat terdampak itu disampaikan Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, namun tidak terinci apakah pelajar saja, atau termasuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, balita
  • Putri Bilqis merincikan, dari 14.667 orang penerima manfaat di daerah ini sejak Senin (8/6/2026) tidak mendapat MBG, yakni SPPG Sungai Lueng sebanyak 2.013 penerima manfaat.
 
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir    |   Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Sebanyak 14.667 penerima manfaat terdampak tidak mendapatkan MBG (makanan bergizi gratis) di 6 SPPG yang berhenti sementara beroperasional di wilayah Kota Langsa.

Data penerima manfaat terdampak itu disampaikan Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, namun tidak terinci apakah pelajar saja, atau termasuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, kepada Serambinews.com.

Putri Bilqis merincikan, dari 14.667 orang penerima manfaat di daerah ini sejak Senin (8/6/2026) tidak mendapat MBG, yakni  SPPG Sungai Lueng sebanyak 2.013 penerima manfaat.

Lalu, SPPG Alue Pineung sebanyak 2.406 penerima manfaat, SPPG Buket Meutuah sebanyak 2.520 penerima manfaat, SPPG Matang Seulimeng sebanyak 2.309 penerima manfaat.

Baca juga: 70 Persen Sasaran MBG di Aceh Utara Terlayani, Tiga Kecamatan Masih Tahap Persiapan

Selanjutnya, SPPG Paya Bujok Blang Pase sebanyak 2.789 penerima manfaat, dan SPPG Daulat sebanyak 2.990 penerima manfaat.

6 SPPG Stop Sementara Operasional

Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 6 Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kota Langsa dilaporkan menghentikan sementara operasionalnya, Senin (8/6/2026).

Akibatnya, para pelajar pada puluhan sekolah yang selama ini telah mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG), sejak hari ini Senin (8/6/2026) sudah tidak memperoleh MBG tersebut. 

Informasi dihimpun Serambinews.com, berhentinya operasional Program MBG Presiden RI Prabowo Subianto ini, diduga karena pengelola Dapur MBG atau SPPG mulai tidak menerima bahan pangan dari Supplier selaku mitra dapur MBG. 

Sementara Supplier sendiri terpaksa menghentikan pasokan bahan pangan, diduga karena pihak Supplier belum menerima pencairan dana dari pihak terkait. 

Untuk 6 SPPG di Kota Langsa yang menghentikan sementara operasional ini, diantaranya SPPG Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa.

Lalu, SPPG Gampong Daulat dan SPPG Gampong Paya Bujok Blang Pase, keduanya berada di Kecamatan Langsa Kota.

Kemudiam SPPG Gampong Buket Meutuah, SPPG Gampong Sungai Lueng, dan SPPG Gampong Alue Pineung, di Kecamatan Langsa Timur. 

SPPG ini belum diketahui kapan akan kembali berjalan, karena masih terhentinya pasokan bahan pangan dari pihak Supplier ke pengelola SPPG atau dapur MBG.

Informasi dari pihak pengelola dapur MBG yang bertugas mengelola dan menyalurkan MBG ke sekolah, bahwa pihak Supplier belum menerima anggaran untuk 1 periode (12 hari) ini. 

Sehingga pihak Supplier tidak bisa melanjutkan atau terpaksa menghentikan sementara pemasokan bahan pangan kepada SPPG.

Supplier MBG (Makan Bergizi Gratis) adalah pemasok bahan pangan atau mitra dapur yang menyuplai kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi (SPPG) di berbagai daerah.

Sementara SPPG yaitu unit infrastruktur dapur modern yang dikelola oleh mitra untuk memproduksi dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan BGN. 

Menunggu Cairnya Saldo VA

Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, yang dihubungi via telepon, kepada Serambinews.com, membenarkan 6 SPPG dari total 28 SPPG di Kota Langsa berhenti operasional.

"Benar pak, 6 dari 28 SPPG berhenti operasional, karena menunggu cairnya saldo Virtual Acoount (VA)," jelas Putri Balqis melalui pesan WhatsApp.

Menurut Putri Balqis, SPPG akan kembali operasional apabila saldo VA sudah di top up, saat ini top up saldo VA masih dalam proses dan bertahap. 

"Saat ini kami sudah laporkan dan menunggu hal tersebut dilakukan pemberhentian operasional sementara menghindari tunggakan ke Supplier," tutupnya. (*)

 

Baca juga: 308 Calon Mahasiswa Baru IAIN Langsa Ikuti SSE UM-PTKIN, 67 Peserta di Kampus PTKIN Se-Indonesia

 


 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved