Dapur MBG Tutup Operasional
14.667 Penerima Manfaat MBG di Langsa Terdampak, Pasca 6 SPPG Tutup Sementara Operasional
Sementara Supplier sendiri terpaksa menghentikan pasokan bahan pangan, diduga karena pihak Supplier belum menerima pencairan dana
Penulis: Zubir | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- 14.667 penerima manfaat terdampak tidak mendapatkan MBG di 6 SPPG yang berhenti sementara beroperasional di Kota Langsa.
- Data penerima manfaat terdampak itu disampaikan Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, namun tidak terinci apakah pelajar saja, atau termasuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, balita
- Putri Bilqis merincikan, dari 14.667 orang penerima manfaat di daerah ini sejak Senin (8/6/2026) tidak mendapat MBG, yakni SPPG Sungai Lueng sebanyak 2.013 penerima manfaat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Sebanyak 14.667 penerima manfaat terdampak tidak mendapatkan MBG (makanan bergizi gratis) di 6 SPPG yang berhenti sementara beroperasional di wilayah Kota Langsa.
Data penerima manfaat terdampak itu disampaikan Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, namun tidak terinci apakah pelajar saja, atau termasuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, kepada Serambinews.com.
Putri Bilqis merincikan, dari 14.667 orang penerima manfaat di daerah ini sejak Senin (8/6/2026) tidak mendapat MBG, yakni SPPG Sungai Lueng sebanyak 2.013 penerima manfaat.
Lalu, SPPG Alue Pineung sebanyak 2.406 penerima manfaat, SPPG Buket Meutuah sebanyak 2.520 penerima manfaat, SPPG Matang Seulimeng sebanyak 2.309 penerima manfaat.
Baca juga: 70 Persen Sasaran MBG di Aceh Utara Terlayani, Tiga Kecamatan Masih Tahap Persiapan
Selanjutnya, SPPG Paya Bujok Blang Pase sebanyak 2.789 penerima manfaat, dan SPPG Daulat sebanyak 2.990 penerima manfaat.
6 SPPG Stop Sementara Operasional
Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 6 Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kota Langsa dilaporkan menghentikan sementara operasionalnya, Senin (8/6/2026).
Akibatnya, para pelajar pada puluhan sekolah yang selama ini telah mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG), sejak hari ini Senin (8/6/2026) sudah tidak memperoleh MBG tersebut.
Informasi dihimpun Serambinews.com, berhentinya operasional Program MBG Presiden RI Prabowo Subianto ini, diduga karena pengelola Dapur MBG atau SPPG mulai tidak menerima bahan pangan dari Supplier selaku mitra dapur MBG.
Sementara Supplier sendiri terpaksa menghentikan pasokan bahan pangan, diduga karena pihak Supplier belum menerima pencairan dana dari pihak terkait.
Untuk 6 SPPG di Kota Langsa yang menghentikan sementara operasional ini, diantaranya SPPG Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa.
Lalu, SPPG Gampong Daulat dan SPPG Gampong Paya Bujok Blang Pase, keduanya berada di Kecamatan Langsa Kota.
Kemudiam SPPG Gampong Buket Meutuah, SPPG Gampong Sungai Lueng, dan SPPG Gampong Alue Pineung, di Kecamatan Langsa Timur.
dapur MBG tutup operasional
Program MBG di Langsa
pekerja SPPG
SPPG-MBG
SPPG tutup sementara
Penerima MBG
Langsa
Serambinews.com
| 70 Persen Sasaran MBG di Aceh Utara Terlayani, Tiga Kecamatan Masih Tahap Persiapan |
|
|---|
| Layanan MBG untuk SMAN 1 Baktiya Terhenti, Sekolah Lain di Aceh Utara Masih Dapat Jatah |
|
|---|
| Krisis Dana Operasional, 10 Dapur MBG di Bireuen Stop Operasional |
|
|---|
| Dana Operasional Belum Cair, 6.126 Penerima MBG di Sabang Terdampak |
|
|---|
| 7 SPPG Tidak Beroperasi, Korwil BGN Aceh Selatan: Saldo VA Menipis dan Belum Masuk Dana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MBG-31052026.jpg)