Berita Lhokseumawe
Selasa Hari Ini, Enam SPPG di Lhokseumawe Mulai Hentikan Operasional Sementara
Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lhokseumawe berhenti beroperasi sementara akibat kendala pencairan dana operasional.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Amirullah
Ringkasan Berita:
- Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lhokseumawe berhenti beroperasi sementara akibat kendala pencairan dana operasional.
- Penghentian operasional ini berdampak pada terhentinya layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah.
- Kepala Regional BGN Aceh mengonfirmasi bahwa saldo Virtual Account (VA) pada beberapa unit telah menipis.
- Kebijakan penghentian sementara ini mengikuti instruksi KPPG Medan yang melarang sistem talangan atau pembayaran tempo jika saldo habis.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Lhokseumawe, pada Selasa (9/6/2026)
dilaporkan tidak beroperasi sementara akibat terkendala pencairan dana operasional.
Sedangkan pada Senin (8/6/2026) kemarin, seluruh SPPG atau sebanyak 26 SPPG di Kota Lhokseumawe masih beroperasi seperti biasa.
Kondisi tersebut menyebabkan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Lhokseumawe untuk sementara waktu terhenti.
Koordinator SPPG Kota Lhokseumawe, Muhammad Aris Muladi, membenarkam adanya enam SPPG yang menghentikan operasional sementara dari 26 SPPG yang ada di Kota Lhokseumawe.
Hal ini disebabkan karena terkendala dipencaiaran dana oeprasional.
"Pada Senin kemarin, semua SPPG di Kota Lhokseumawe masih beroperasional seperti biasa. Namun pada Selasa hari ini sesuai hasil pendataan yang kita lakukan ada enam SPPG yang menghentikan operasional sementara," katanya.
Sedangkan kapan bisa beroperasi kembali, belum bisa dipastikan jadwalnya.
Baca juga: 14.667 Penerima Manfaat MBG di Langsa Terdampak, Pasca 6 SPPG Tutup Sementara Operasional
Namun diharapkan agar kendala ini bisa segera teratasi agar penyaluran MBG bisa segera tersalurkan kembali secara normal.
Diberitakan sebelumnya, sesuai keterangan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal, kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Senin kemarin, membenarkan adanya penghentian operasional sementara tersebut.
Menurutnya, kondisi itu terjadi karena saldo VA pada beberapa SPPG telah menipis, sementara dana operasional baru masih dalam proses pencairan.
“Bener, pemberhentian OPS (operasional sementara) dikarenakan ada beberapa SPPG yang saldo VA-nya menipis dan belum masuk dana untuk operasional. Per hari ini sedang diproses pencairan,” kata Mustafa Kamal, saat dikonfirmasi Serambinews.com.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terhadap jumlah SPPG yang terdampak. Data dari berbagai wilayah di Aceh direkap dan dilaporkan kepada pihak terkait.
Mustafa menambahkan, kebijakan penghentian sementara operasional SPPG tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan yang disampaikan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan.
| HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lhokseumawe Fasilitasi Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini 6 Juni 2026 Stagnan, Berikut Rincian Harganya |
|
|---|
| Warga Banda Sakti Diedukasi Pencegahan Hipertensi dan Hiperkolesterolemia |
|
|---|
| Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe Raih 4 Medali di Ajang IPEC 2026 Surabaya |
|
|---|
| Terkait Gas Andaman, Presiden Forum Komunikasi Mahasiswa Pasee : Jangan Biarkan Aceh Jadi Penonton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/10-dapur-MBG-di-Aceh-Barat-tutup.jpg)