Rabu, 10 Juni 2026

Berita Banda Aceh

USK Kembali Kukuhkan Lima Profesor Baru, Ini Bidang Kepakaran Mereka

Dengan tambahan itu, USK kini sudah memiliki 246 profesor yang terdiri atas 179 profesor bidang sains dan 67 profesor bidang sosial humaniora.

Tayang:
Penulis: Jamaluddin | Editor: Nur Nihayati
for serambinews
Pengukuhan lima profesor baru Universitas Syiah Kuala dengan berbagai bidang keilmuan di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Senin (9/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali memperkuat posisi akademisnya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan.
  • Hal itu ditandai dengan kembali dikukuhkannya lima profesor baru di lingkungan kampus Jantong Ate (Jantung Hati-red) rakyat Aceh tersebut  
  • Dengan tambahan itu, USK kini sudah memiliki 246 profesor yang terdiri atas 179 profesor bidang sains dan 67 profesor bidang sosial humaniora.

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jamaluddin I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali memperkuat posisi akademisnya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

Hal itu ditandai dengan kembali dikukuhkannya lima profesor baru di lingkungan kampus Jantong Ate (Jantung Hati-red) rakyat Aceh tersebut  

Pengukuhan lima guru besar baru itu berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Akademik USK di Gedung AAC Prof Dr Dayan Dawood MA, Darussalam, Banda Aceh, pada Selasa (9/6/2026).

Kelima guru besar yang dikukuhkan tersebut adalah Prof Dr Sulaiman SH MH, Prof Dr Zahratul Idami SH MHum, Prof Dr Sri Walny Rahayu SH MHum, Prof Dr Teuku Muttaqin Mansur MH, dan Prof Dr Ners Ardia Putra SKep MNS.

Dengan tambahan itu, USK kini sudah memiliki 246 profesor yang terdiri atas 179 profesor bidang sains dan 67 profesor bidang sosial humaniora.

Rektor USK, Prof Mirza Tabrani SE MBA DBA, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian jabatan akademik tertinggi tersebut.

Rektor menegaskan bahwa kehadiran para guru besar ini adalah kekuatan akademik untuk menjawab tantangan pembangunan bangsa.

“Jabatan profesor bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

USK adalah milik masyarakat Aceh, dan setiap ilmu yang lahir dari kampus ini harus kembali menjadi solusi untuk memajukan daerah,” ujar Prof Mirza.

Keilmuaan

Kehadiran lima profesor baru ini membawa kontribusi keilmuan yang krusial.

Prof Dr Sulaiman SH MH fokus pada kajian hukum tanah adat, sementara Prof Dr Zahratul Idami SH MHum menawarkan model kepemimpinan Islam dalam tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

Di sektor ekonomi dan hukum, Prof Dr Sri Walny Rahayu SH MHum menekankan pentingnya rekonstruksi tata kelola halal berbasis digital.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved