Berita Bireuen
Bawaslu Bireuen Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Libatkan Mahasiswa & Pemuda Sambut Pemilu
Bawaslu Bireuen menggelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang diikuti mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan komunitas jelang Pemilu 2029.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Bawaslu Bireuen menggelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang diikuti mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan komunitas jelang Pemilu 2029.
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik tentang pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga integritas pemilu serta mencegah pelanggaran demokrasi.
- Melalui diskusi dan pemaparan materi, Bawaslu berharap lahir generasi muda yang aktif mengawal penyelenggaraan Pemilu 2029 agar berlangsung jujur, adil, transparan, dan bermartabat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bireuen menggelar kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) bertema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, serta komunitas yang ada di Kabupaten Bireuen.
Program ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu secara aktif dan bertanggung jawab.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara daring oleh Ketua Bawaslu Aceh, Agus Syahputra.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan, bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
Baca juga: Bawaslu Bireuen Edukasi Siswa MAN 7 tentang Demokrasi Berintegritas
Mahasiswa dan pemuda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengawal proses demokrasi sekaligus mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran pemilu.
"Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat dapat ikut berkontribusi dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu serta mendorong terciptanya demokrasi yang berkualitas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bireuen, Rahmad, SSos, MAP mengatakan, bahwa Pendidikan Pengawasan Partisipatif merupakan langkah untuk memperluas basis pengawasan masyarakat.
Sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya keterlibatan warga negara dalam setiap proses demokrasi.
Ia berharap, para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi pelopor pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing dan mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga integritas Pemilu sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab secara interaktif.
Baca juga: Bawaslu Aceh Selatan Edukasi Publik Tentang Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu
Forum tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami berbagai isu kepemiluan, termasuk tantangan pengawasan pada setiap tahapan Pemilu mendatang.
Bawaslu Bireuen
Pendidikan Pengawasan Partisipatif
Pemilu 2029
Bireuen
Pemilu
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Bawaslu Bireuen Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat |
|
|---|
| Warga Jangka 'Sulap' Tambak Tertimbun Lumpur Jadi Sawah, Sebagian Padi Masuki Musim Panen |
|
|---|
| Daya Beli Masyarakat Menurun, Pedagang Keripik di Bireuen Keluhkan Penurunan Omzet |
|
|---|
| Sebanyak 6.784 Keluarga di Peusangan Terima Bantuan Pangan |
|
|---|
| Belasan Hektare Tambak di Jangka Bireuen Beralih Fungsi Menjadi Sawah, Ini Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bawaslu-Bireuen-Gelar-Pendidikan-Pengawasan-Partisipatif-Pemilu-2029_.jpg)