Rabu, 10 Juni 2026

Berita Bireuen

Mahasiswa UIA Ikuti Kuliah Lapangan di Museum Perjuangan Bireuen

Mahasiswa UIA mengikuti kuliah lapangan di Museum Perjuangan Bireuen untuk memperdalam pemahaman tentang sejarah perjuangan masyarakat Aceh.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KULIAH LAPANGAN - Puluhan mahasiswa UIA, Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, Senin (8/6/2026), mengikuti kuliah lapangan (field education) di Museum Perjuangan Bireuen di Komplek Pendopo Bupati Bireuen. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan mahasiswa UIA mengikuti kuliah lapangan di Museum Perjuangan Bireuen untuk memperdalam pemahaman tentang sejarah perjuangan masyarakat Aceh.
  • Kegiatan ini diisi dengan observasi koleksi sejarah serta pemaparan mengenai perjuangan Aceh, yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar lebih komprehensif dibandingkan di ruang kelas.
  • UIA berharap pembelajaran berbasis lapangan dapat mengintegrasikan teori dengan realitas sejarah dan memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan mahasiswa.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen mengikuti kegiatan kuliah lapangan (field education) di Museum Perjuangan Bireuen yang berada di Kompleks Pendopo Bupati Bireuen, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai sejarah perjuangan masyarakat Aceh dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Melalui observasi langsung di museum, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan kebangsaan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa didampingi dosen UIA, Desi Safnita, Msos.

Mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung tentang perjuangan masyarakat Aceh dari Muhammad Tasrif asal Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen yang bertindak sebagai pemandu.

Para peserta diajak menelusuri berbagai koleksi museum, mulai dari dokumen sejarah, foto-foto perjuangan, hingga artefak peninggalan para pejuang yang menjadi saksi perjalanan sejarah di Kabupaten Bireuen dan Aceh.

Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa dapat memahami secara langsung berbagai peristiwa penting yang terjadi pada masa perjuangan kemerdekaan serta kontribusi masyarakat Aceh dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.

Baca juga: UIA Bireuen Buka Pendaftaran PMB Semester Ganjil 2026, Korban Banjir Dapat Keringanan SPP

Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir Razuardi, MT turut hadir dan memberikan pengarahan kepada para mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa museum memiliki fungsi penting sebagai sarana edukasi yang mampu membentuk karakter generasi muda, bukan sekadar tempat menyimpan benda-benda bersejarah.

Menurutnya, museum menjadi ruang belajar yang menghadirkan bukti nyata perjuangan para pendahulu sehingga dapat menumbuhkan semangat untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menjaga persatuan bangsa.

"Di museum ini, kita dapat melihat secara nyata jejak perjuangan para pendahulu. Dari sinilah lahir semangat untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menjaga persatuan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIA, M Iqbal, Lc, MAg menyatakan dukungan penuh terhadap metode pembelajaran berbasis lapangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved