Berita Banda Aceh
Jukir Bacok Jukir dengan Parang di CFD Banda Aceh, Dipicu Perebutan Lahan Parkir
Insiden diduga dipicu konflik perebutan lahan parkir yang telah berlangsung sekitar satu bulan sebelum berujung penyerangan menggunakan parang.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Seorang juru parkir berinisial MA diduga menganiaya sesama jukir di kawasan Car Free Day Simpang Lima, Banda Aceh, hingga korban mengalami luka sabetan senjata tajam di lengan kanan.
- Insiden diduga dipicu konflik perebutan lahan parkir yang telah berlangsung sekitar satu bulan sebelum berujung penyerangan menggunakan parang.
- Polresta Banda Aceh telah mengamankan pelaku beserta barang bukti dan masih mendalami kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial MA (50), yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama juru parkir (jukir) di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Minggu (7/6/2026) lalu.
Peristiwa tersebut mengakibatkan korban bernama Popo Martopo (44), mengalami luka pada bagian lengan kanan setelah diduga disabet menggunakan senjata tajam (sajam).
Korban kemudian dilarikan ke RSUDZA Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Reskrim, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono menyebutkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap motif dan kronologi lengkap kasus tersebut melalui pemeriksaan terhadap pelaku, korban, serta sejumlah saksi.
“Dari hasil interogasi awal, perselisihan antara keduanya diduga telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir akibat konflik perebutan lahan parkir,” ujar Kompol Dizha dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WIB, saat korban sedang menjaga area parkir di depan kawasan Funland Simpang Lima.
Saat itu, pelaku mendatangi korban dan terjadi cekcok yang diduga dipicu persoalan lahan parkir.
Baca juga: Mahasiswa Bacok Mahasiswi di Kampus Gegara Diputusin, Begini Kronologisnya
Perselisihan tersebut disebut berkaitan dengan area parkir yang selama ini dianggap menjadi wilayah kerja pelaku.
Adu mulut antara keduanya sempat berlangsung sebelum akhirnya masing-masing meninggalkan lokasi.
Sekitar 15 menit kemudian, pelaku kembali mendatangi tempat kejadian dengan membawa sebilah parang.
Dalam kondisi emosi, pelaku diduga langsung menyerang korban dan mengayunkan senjata tajam tersebut beberapa kali ke arah tubuh korban.
Akibat serangan itu, satu sabetan mengenai lengan kanan korban hingga menyebabkan luka.
Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dan mendapat pertolongan warga sebelum dibawa ke rumah sakit.
Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 10.15 WIB, personel Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung menuju lokasi kejadian.
Baca juga: Polisi Reka Ulang Adegan Pembunuhan di Peureulak Barat, Korban: "Kenapa Kau Bacok Aku"
juru parkir
jukir bacok jukir
Car Free Day (CFD)
Satreskrim Polresta Banda Aceh
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Prodi Ilmu Komunikasi FISIPOL Unida Banda Aceh Raih Akreditasi Unggul |
|
|---|
| Gandeng BPBAP, Rutan Banda Aceh Siapkan Pelatihan Budidaya Ikan untuk WBP |
|
|---|
| Siswa Kelas VI Al-Ghazali 5 MIN 6 Model Banda Aceh Gelar Perpisahan di Hutan Kota |
|
|---|
| Enam Bulan Pascabencana, Mendagri: Pemulihan Aceh Masih Banyak Persoalan Belum Tuntas |
|
|---|
| Enam Bulan Pascabencana, Mendagri Sebut Banyak Persoalan di Aceh Belum Tuntas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi_pembacokan.jpg)