Kecelakaan Maut Pidie
Bus JRG Hantam Dua Sepmor di Pidie Hingga Tewaskan 4 Warga, Polisi Periksa Sopir
Kecelakaan maut melibatkan bus JRG dan dua sepeda motor terjadi di Gampong Dayah Caleu, Pidie
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Amirullah
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut melibatkan bus JRG dan dua sepeda motor terjadi di Gampong Dayah Caleu, Pidie
- Insiden tragis tersebut mengakibatkan empat orang wanita meninggal dunia di lokasi kejadian
- Polisi telah mengamankan sopir bus berinisial M Isa Yunus untuk pemeriksaan lebih lanjut
- Barang bukti berupa bus dan dua sepeda motor kini diamankan di Mapolres Pidie untuk penyidikan
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Kecelakaan tragis melibatkan bus JRG BL 7525 PB, di jalan nasional Banda Aceh-Medan, di kawasan Gampong Dayah Caleu, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Minggu (14/6/2026), sekitar pukul 21.00 WIB, menyebabkan empat wanita meninggal dunia.
Insiden maut tersebut terjadi, saat bus antar provinsi itu melaju dari Banda Aceh menuju Medan, diduga menabrak sepeda motor atau sepmor Scoopy warna hitam BL 5653 PAW dan Honda Beat warna Putih BL 4344 PAJ.
Belakangan diketahui sepmor Scoopy dikendarai Cut Raisya Naisyira Binti T Reza Noviar (16) berboncengan dengan Zurratur Wirza (16) masih pelajar, tercatat warga Gampong Krueng Seumuden, Kecamatan Pekan Baro, Pidie.
Sementara sepmor Beat dikendarai Nadia Binti Lukman (33) PNS berboncengan dengan Rostina (56) ibu rumah tangga. Keduanya tercatat warga Gampong Paleu, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.
Ada pun, bus JRG BL 7525 PB yang mengalami kecelakaan itu dikemudikan M Isa Yunus (58) warga Gampong Ukee, Kecamatan Titeu Pidie.
" Saat ini, sopir bus JRG bernama M Isa Yunus masih intensif dilakukan pemeriksaan," kata Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK MIK, melalui Kasat Lantas, AKP Aiyub Sami, kepada Serambinews.com, Senin (15/6/2026).
Ia menyebutkan, polisi juga telah mengamankan bus JRG BL 7525 PB bersama Scoopy warna hitam BL 5653 PAW dan Honda Beat warna Putih BL 4344 PAJ. Saat ini, ketiga kendaraan sebagai barang bukti atau BB diamankan di Mapolres Pidie.
Kata Kasatlantas Polres Pidie, sopir bus JRG belum ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, polisi masih mengumpulkan bukti di lokasi krjadian dan memeriksa saksi-saksi, yang melihat kecelakaan tersebut.
" Untuk menetapkan tersangka butuh alat bukti dan harus berkoordinasi dengan Kejaksaan. Jadi kasus kecelakaan itu masih dalam penyidikan polisi," jelas AKP Aiyub.
Baca juga: Andre Rosiade Sebut Harga BBM RI Masuk Akal Dibanding Negara Lain, Pakar Hukum: UMR di Sana Berapa?
Baca juga: Kecelakaan Maut di Pidie, Dua Sepmor Masuk Kolong Bus JRG, Empat Orang Tewas
Kronologis Insiden Maut
Berdasarkan informasi dihimpun Serambinews.com, Senin (15/6/2026), dari warga dan sumber kepolisian menyebutkan, bus JRG dengan nomor polisi BL 7525 PB sedang melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan, diduga dengan kecepatan tinggi.
Namun, saat tiba di pusat pasar kawasan Pasar Caleue, tepatnya di depan El Sigli Ponsel. Bus trsebut, diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Saat itu, disebut-sebut bus melaju ke jalur kanan jalan. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan diduga disambar bus. Informasi warga, korban diduga sempat tersangkut dibawah bus hingga terseret.
Seorang saksi mata mengatakan, benturan bus dengan dua sepmor begitu cepat. Korban sempat terjepit di kolom bus setelah kecelakaan terjadi.
"Kejadiannya begitu cepat. Setelah tabrakan, korban terlihat tidak bergerak dan sebagian terjepit di bawah maupun di bagian depan bus," ujar saksi.
Versi lain menyebut, bus menyambar dua sepmor dengan posisi sangat dekat, saat kedua sepmor membelok ke arah kanan. Sehingga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan, sehingga tabrakan pun terjadi.
Empat korban akhirnya dievakuasi ke RSUD Tgk Chik di Tiro Sigli untuk divisum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KECELAKAAN-TRAGIS-Bus-JRG-BL-7525-PB.jpg)