Berita Aceh Besar
Sempat Berhenti, 27 Dapur MBG di Aceh Besar Kembali Beroperasi
“Benar, saat ini dapur MBG sudah kembali beroperasi. Anggarannya cair sejak Senin kemarin,” kata Feisal
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 27 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Aceh Besar kembali beroperasi normal
- Operasional sempat terhenti akibat keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat
- Dana operasional kini telah masuk ke rekening Virtual Account masing-masing satuan pelayanan
- Sebanyak 54 dari total 60 dapur di wilayah tersebut kini sudah aktif melayani sekolah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Sebanyak 27 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Besar kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat berhenti akibat anggaran operasional dari pemerintah pusat belum dicairkan.
Koordinator Wilayah SPPG Aceh Besar, Feisal Akbar, mengatakan operasional 27 dapur tersebut kembali berjalan normal sejak Senin (15/6/2026), menyusul cairnya anggaran dari pusat.
“Benar, saat ini dapur MBG sudah kembali beroperasi. Anggarannya cair sejak Senin kemarin,” kata Feisal saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, dana operasional tersebut telah masuk ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing SPPG.
“Anggaran sudah masuk ke rekening VA SPPG dan pelayanan kini kembali normal,” ujarnya.
Baca juga: SPPG yang Tutup di Nagan Raya Kembali Operasional, Mulai Distribusi MBG ke Sekolah dan Posyandu
Sebelumnya, 27 dapur MBG di Aceh Besar terpaksa menghentikan operasional sementara karena keterlambatan pencairan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Feisal menjelaskan, saat ini terdapat 60 dapur MBG di Aceh Besar. Dari jumlah tersebut, 54 dapur telah beroperasi, sementara enam lainnya masih dalam proses administrasi.
Terhentinya operasional dapur MBG sebelumnya juga berdampak pada distribusi makanan bergizi ke sejumlah sekolah yang menjadi sasaran program tersebut.
Selain itu, keterlambatan pencairan anggaran turut memengaruhi para relawan, seperti koki dan tenaga pendukung lainnya, serta pelaku UMKM yang bermitra dengan masing-masing dapur. Mereka terpaksa menghentikan aktivitas sementara sambil menunggu dana operasional dicairkan.
Dengan cairnya anggaran tersebut, seluruh layanan yang sempat terganggu kini kembali berjalan sebagaimana mestinya.
| Haflah Takhrij Dayah SIDIQ Aceh Besar, Kakanwil Kemenag Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi |
|
|---|
| Rumah Panggung di Lam Bateung Aceh Besar Ludes Terbakar, Pemilik Sedang Tunaikan Ibadah Haji |
|
|---|
| Kualitas Air Baku Menurun, PDAM Tirta Mountala Percepat Pembenahan Instalasi |
|
|---|
| Gemerlap Mobil Hias Warnai Pawai Tahun Baru Islam di Aceh Besar |
|
|---|
| Sambut 1 Muharram 1448 H, Ratusan Jamaah Larut dalam Zikir di Dayah Raudhatul Qur'an Tungkop |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MBG-31052026.jpg)