Berita Banda Aceh
Kabar Gembira! Kini di Koperasi Desa Merah Putih Bisa Dapat LPG 3 Kg Bersubsidi
Kini masyarakat diberikan kemudahan dapat mengambil elpiji 3 Kg di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Salah satunya KDMP Syariah di Desa....
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Kini masyarakat diberikan kemudahan dapat mengambil elpiji 3 Kg di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Salah satunya KDMP Syariah di Desa Komplek Geuceu, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Kamis (18/9/2025).
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masyarakat kini diberikan kemudahan akses untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg bersubsidi.
Mereka kini tak perlu jauh-jauh ke pangkalan untuk mendapat gas melon tersebut.
Kini masyarakat diberikan kemudahan dapat mengambil elpiji 3 Kg di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Salah satunya KDMP Syariah di Desa Komplek Geuceu, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Kamis (18/9/2025).
Sejumlah masyarakat mulai berkumpul sejak pukul 11.00 WIB, ketika mobil pengangkut gas bersubsidi tersebut tiba di KDMP setempat.
Dimana KDMP Syariah itu kini memiliki gerai LPG 3 Kg, yang semakin mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses.
Ketua KDMP Syariah Komplek Geuceu, Zulfadli, mengatakan, bahwa pihaknya membuka gerai LPG 3 Kg itu belum lama ini.
Sebelumnya LPG 3 Kg itu dijual di sub pangkalan milik Bumdes setempat.
Usai resmi menjadi KDMP, kini pihaknya menyalurkan gas elpiji 3 Kg dengan kapasitas 100 tabung.
“Selama ini masih dikelola oleh Bumdes. Sekarang kita mulai bekerjasama untuk meningkatkan pengembangan usaha,” kata Zulfadli.
Nantinya, pihaknya akan melakukan merger dan masih menunggu proses perizinan oleh pihak Pertamina Patra Niaga.
Dengan adanya kemudahan KDMP sebagai sub pangkalan gas elpiji bersubsidi, ia berharap, KDMP dapat berkembang lebih banyak dan dapat meningkatkan sektor bisnisnya.
Baca juga: Masuki Bulan Maulid, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Aceh
Hal itu juga sebagai upaya menciptakan lapangan bisnis baru di lapisan masyarakat melalui koperasi.
Masyarakat yang ingin mendapat gas elpiji bersubsidi itu juga harus menunjukkan KTP ketika mengambil tabung baru.
“Omzet kita dalam sebulan delapan kali masuk itu mencapai Rp 1.370.000. Dan ini sangat membantu untuk koperasi,” ujarnya.
Sementara itu, Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Muhammad Suhanda, mengatakan, terdapat beberapa KDMP di Aceh sudah mendaftar sesuai ketentuan untuk menjadi sub pangkalan.
Namun, saat ini masih dalam proses paralel terkait modal dari KDMP itu sendiri.
Nantinya, jika sudah resmi terdaftar, KDMP dapat menyalurkan tabung gas bersubsidi antara 50-200 tabung di koperasi.
“Tapi ini tetap dengan ketentuan jarak antara pangkalan-pangkalan yang terdekat. Karena itu akan menjadi sub pangkalan. Tapi mekanismenya mirip dengan pangkalan,” ujarnya.
Di Aceh sendiri saat ini kata Suhanda, pihaknya sudah menghubungi 154 KDMP di seluruh Aceh untuk menjadi sub pangkalan.
Akan tetapi, dari KDMP sendiri kata Suhanda, saat ini masih memproses administrasi seperti KBLI, izin dari desa dan permodalan dari BSI.
“Pembelian ke masyarakat juga tetap dengan menggunakan merchant aps kita. Ini digunakan untuk mempermudah dan penyalurannya tepat sasaran,” pungkasnya.(*)
| Om Sol Kembali Pimpin Walhi Aceh 2026–2030, Tegaskan Krisis Ekologis Jadi Kenyataan |
|
|---|
| Milad ke-24 PKS Aceh, Dorong Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi Berbasis Masyarakat |
|
|---|
| Tiga Pengasuh Daycare Jadi Tersangka, Motif Kekerasan Kesal karena Bayi tak Mau Makan |
|
|---|
| Besok Peringati May Day, ABA Suarakan Perjuangan Buruh |
|
|---|
| Darwati Minta Kasus Kekerasan Bayi di Banda Aceh Harus jadi Perhatian Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-mengantri-membeli-gas-elpiji-bersubsidi-di-gerai-KDMP-Desa-Komplek-Geuceu.jpg)