Sabtu, 25 April 2026

Bireuen

BKKBN Aceh Kunjungi Puskesmas Cot Ijue Peusangan, Ini Kegiatannya

Tujuan kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program KB. Menyediakan akses pelayanan KB yang...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/handover
PUSKESMAS COT IJUE  - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Kamis (25/9/2025) saat pertemuan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Wilayah Khusus, di Puskesmas Cot Ijue, Kecamatan Peusangan, Bireuen dan melihat pelayanan  keluarga berencana di Puskesmas tersebut.   

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN -  Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh, Kamis (25/9/2025) hadir ke Puskesmas Cot Ijue, Peusangan.

Kehadirannya dalam rangka pembukaan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Wilayah Khusus, di Puskesmas Cot Ijue, Kecamatan Peusangan, Bireuen sekaligus penutupan Hari Kontrasepsi Sedunia untuk Aceh di Kabupaten Bireuen, secara nasional di Lampung, Provinsi Sumatera Selatan.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Irmawati dalam laporannya antara lain mengatakan kegiatan ini diikuti 100 peserta.

Tujuan kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program KB. Menyediakan akses pelayanan KB yang berkualitas dan mudah dijangkau.

Dandim 0111 Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi dalam kegiatan dihadiri Pabandya Bhakti TNI Sterdam IM, Letkol Inf Deddi Iskandar, unsur Forkopimda, para Camat, dan Kepala Puskesmas serta unsur terkait
dalam pertemuan tersebut menyampaikan materi Dukungan Pelayanan KB pada Fasilitas Kesehatan TNI dan Sinergi Program Lintas Sektor dalam upaya melaksanakan program pemerintah.

Dandim Bireuen menambahkan, dukungan TNI dalam program KB dan penurunan stunting yaitu  peran Babinsa sebagai ujung tombak di desa.

Membantu menggerakkan keluarga untuk ikut KB dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Menjadi motivator keluarga agar memahami pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting.

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST dalam pertemuan tersebut mengupas peran Pemkab Bireuen antara lain mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai rutinitas teknis, melainkan sebagai langkah strategis dalam
membangun peradaban manusia yang sehat, cerdas, berdaya saing.

Sejatinya, ukuran kemajuan sebuah daerah bukan hanya ditentukan oleh megahnya infrastruktur, tetapi oleh kokohnya institusi keluarga, sehatnya kaum ibu, dan cerdasnya anak-anak sebagai generasi penerus,
ungkap Bupati Mukhlis.

Baca juga: 58 Santri Az Zanjabil Raih Beasiswa Tahfidz dari Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Total Rp125 Juta

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim usai pembukaan kegiatan antara lain mengatakan, kehadiran ke Bireuen pastinya adanya komitmen dari Pemda bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang sudah luar biasa menjaring
akseptornya.

Disebutkan,  Pemkab Bireuen sudah melakukan kegiatan sesuai arahan nasional, dan dampak pelayanan KB pasti dengan stunting. “Jadi Pasangan Usia Subur (PUS) yang berencana tidak punya anak lagi sudah
punya program mengatur jarak kelahiran anak, dan merencanakan anak berikutnya,” ujarnya.

Ditambahkan, apabila sudah jadi akseptor KB pasti tidak hamil lagi dan manfaat dapat dilihat angka kematian ibu dan angka kematian balita, dan stunting otomatis turun, salah satunya seperti pemasangan implan
pada ibu barusan di IGD Puskesmas Cot Ijue, jelasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved