Ungkap Kematian Pegawai RSUD Muda Sedia
Ruangan Patologi Anatomi RSUD Muda Sedia belum Difungsikan, tapi Layanan Tetap Normal
Selama ini proses pemeriksaan cairan tubuh pasien juga dilakukan oleh dr Indra Yacob di ruang kerja yang ada di rumahnya....
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - RSUD Muda Sedia belum memfungsikan kembali ruangan Patologi Anatomi (PA) pasca-ditemukannya staf administrator meninggal pada Jumat (10/10/2025) lalu.
Kebijakan ini hanya bersifat sementara hingga manajemen RSUD Muda Sedia menemukan pengganti almarhum Trioko Pranolo (44). Diketahui semasa hidupnya almarhum bertugas sebagai administrator Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Muda Sedia.
“Untuk sementara ruangan itu belum digunakan, sedang dilakukan proses admin baru,” kata Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, Rabu (15/10/2025).
Meski begitu pelayanan patologi anatomi di RSUD Muda Sedia dipastikan tidak terganggu atau tetap berjalan normal. Selama ini proses pemeriksaan cairan tubuh pasien juga dilakukan oleh dr Indra Yacob di ruang kerja yang ada di rumahnya.
“Pelayanan tidak ada masalah, tetap berjalan normal. Hanya ruangannya saja belum digunakan karena masih mencari pengganti,’’ beber Andika.
Diketahui hanya ada dua petugas di laboratorium PA RSUD Muda Sedia, yaitu dr Indra Yacob dan almarhum Trioko sebagai administrator.
Baca juga: Petugas RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Meninggal di Ruangan, Rekannya Kira Korban Antar Sampel Darah
Semasa hidupnya Trioko juga berperan sebagai petugas yang mengantar hasil pemeriksaan sampel ke sejumlah poli, termasuk ke mengantar dan menjemput ke laboratorium di Medan. Pola kerja yang sering meninggalkan ruangan inilah yang membuat rekan kerjanya tidak curiga ketika dirinya tidak terlihat selama dua hari.
“Mobilitas kerja beliau memang tinggi, selama ini memang sering meninggalkan ruangan kerja karena harus mengantar jaringan ke poli-poli dan juga ke Medan,” ungkap Andika.
Diketahui Trioko ditemukan meninggal di ruang kerjanya pada Jumat (10/10/2025) lalu. Temuan ini mengejutkan karena jenazah korban sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.
Berbagai spekulasi langsung terbantahkan ketika polisi tidak menemukan bekas penganiayaan pada jenazah. Pihak keluarga pun menolak otopsi dan lebih memilih memakamkan almarhum hari itu juga.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/patologi-anatomi-di-RSUD-Muda-Sedia-tetap-normal.jpg)