Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Haba MSBS

Pimpinan Pesantren Se-Aceh dan FPAG Pusat Gelar Sarasehan UU Pesantren di MSBS Jantho

Para pimpinan pesantren se-Aceh bersama Forum Pimpinan Alumni Gontor (FPAG) Pusat menggelar Sarasehan Undang-Undang Pesantren

Editor: IKL
Tidak Ada
FOTO BERSAMA - Para pimpinan pesantren se-Aceh bersama pengurus FPAG Pusat berfoto bersama usai Sarasehan Undang-Undang Pesantren di Pesantren Teknologi MSBS, Jantho, Senin (20/10/2025). 

SERAMBINEWS.COM, Jantho, Aceh — Para pimpinan pesantren se-Aceh bersama Forum Pimpinan Alumni Gontor (FPAG) Pusat menggelar Sarasehan Undang-Undang Pesantren di Pesantren Teknologi Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS), Kota Jantho, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan implementasi UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh pendidikan Islam, pimpinan pesantren, dan perwakilan organisasi pendidikan dari berbagai wilayah Aceh.

Sekjen FPAG Pusat, KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D, menekankan pentingnya posisi strategis pesantren dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing global.

“UU Pesantren menjadi fondasi penting bagi penguatan lembaga pendidikan pesantren. Melalui sarasehan ini, kita ingin memastikan setiap pesantren memahami hak dan kewajibannya sesuai regulasi,” ujarnya.

FNES

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, membahas poin-poin krusial dalam UU Pesantren, seperti kemandirian lembaga, dukungan pemerintah, dan kesetaraan lulusan pesantren dengan pendidikan umum.

Ketua Umum FPAG, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, M.H., M.M, menegaskan perlunya sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. UU ini harus memperkuat, bukan membatasi,” tegasnya.

KH. Lukman Hakim, M.A., pengasuh Pesantren Ciwaringin, turut menyampaikan bahwa setiap pesantren memiliki karakter unik yang perlu dikemas dan dibranding secara tepat di tengah masyarakat.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian cenderamata kepada para tamu dan peserta.

Sarasehan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi antar pimpinan pesantren, memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan dan peradaban umat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved