Selasa, 14 April 2026

Haba Unimal

Mahdi Petani Kakao Berikan Pelatihan P4S Bagi Mahasiswa Magang 

“Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan budidaya kakao secara komprehensif, dari hulu hingga hilir,

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
Dok Warga
PELATIHAN KAKAO - Mahdi (45) warga Gampong Panton, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, memberikan pelatihan kepada Mahasiswa magang berkunjung untuk mendapatkan ilmu tentang budidaya kakao di Rumahnya, Selasa (21/10/2025). 

SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - Seorang petani, Mahdi (45) warga Gampong Panton, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, memberikan pelatihan kepada Mahasiswa magang berkunjung untuk mendapatkan ilmu tentang budidaya kakao, Selasa (21/10/2025).

Mahdi mengatakan, berinisiatif membangun Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Bina Perkasa untuk menciptakan lapangan kerja dan mendidik generasi muda di bidang kakao. 

Baca juga: HMI Komisariat Pertanian Unimal Gelar Latihan Kader 1, Lahirkan 36 Kader Baru dari 65 Pendaftar

Baca juga: Siswa MAN Lhokseumawe Ikut Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi Melalui Sistem Cerdas AI

Baca juga: Penampilan Perdana UKM Scenia Film di Expo Unimal 2025, Diserbu Ratusan Pengunjung Tiap Harinya

“Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan budidaya kakao secara komprehensif, dari hulu hingga hilir, bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus mendidik generasi muda yang terampil dan mandiri,” terangnya.

Unimal kakao2
PELATIHAN KAKAO - Mahdi (45) warga Gampong Panton, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, memberikan pelatihan kepada Mahasiswa magang berkunjung untuk mendapatkan ilmu tentang budidaya kakao di Rumahnya, Selasa (21/10/2025).

Mahdi memiliki tekad kuat untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berkualitas dan bermutu di dunia perkebunan kakao, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

 
“P4S Bina Perkasa siap berbagi seluruh ilmu dan pengalaman yang dimiliki demi tercapainya tujuan tersebut,” ujarnya.
 
Mahdi menambahkan, dirinya akan membangun berbagai fasilitas pendukung seperti rumah benih, Mandi, Cuci, Kakus (MCK), Musalla, area parkir, kolam ikan hias hingga penginapan di lahan seluas 8.000 Meter persegi.
 
Dikatakan Mahdi, fasilitas penginapan tersebut menjadi krusial mengingat P4S Bina Perkasa akan mengadopsi sistem pembelajaranPost harvest Operation and Development (POD), yang memungkinkan peserta magang untuk menginap dan fokus dalam memahami teknik budidaya kakao secara efektif.
 
"Kami ingin para pencari ilmu khususnya generasi muda, merasa nyaman dan dapat belajar secara maraton di sini. Sistem ini dirancang agar mereka cepat menguasai teknik budidaya kakao yang baik dan menghasilkan," jelas Mahdi.
 
Dengan adanya pusat pelatihan tersebut, Mahdi berharap generasi muda Aceh dapat menjadi 'raja' di negeri sendiri melalui sektor perkebunan kakao.
 
Untuk mewujudkan visinya,Mahdi juga berharap perhatian dari pemerintah dan para donatur agar membantu modal usaha agar bisa menciptakan media belajar bagi petani kakao di masa depan.
 
"Oleh karena itu, kami sekali lagi memohon kepada para donatur agar bersedia membantu melanjutkan dan mewujudkan usaha mulia tersebut," tutup Mahdi penuh harap.

Saat ini, Mahdi sendiri memberikan pelatihan bagi siswa magang dan berkunjung untuk mendapatkan ilmu tentang budidaya kakao di rumahnya. Ia juga memiliki beberapa media tanam dan alat untuk mengolah kakao dari kebunnya sendiri.
 
“Program ini dirancang, untuk memberikan pelatihan budidaya kakao secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir,” kata Ketua P4S tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved