Kamis, 23 April 2026

Harga Emas

Saatnya Membeli, Harga Emas di Aceh Tamiang Hari Ini Turun Tajam

“Kalau hari ini emas London murni di harga Rp 7,6 juta per mayam, sudah turun dari sebelumnya Rp 7,850 juta. Emas kadar 97 persen sekarang di angka...

|
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
EMAS TURUN - Koleksi emas di Toko Nusantara turun dalam dua hari terakhir dan kini berkisar Rp 7,6 juta per mayam, Kamis (23/10/2025). 

“Kalau hari ini emas London murni di harga Rp 7,6 juta per mayam, sudah turun dari sebelumnya Rp 7,850 juta. Emas kadar 97 persen sekarang di angka Rp 7.550.000 per mayam,” ujarnya.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Harga emas murni di Kabupaten Aceh Tamiang kembali turun pada Kamis (23/10/2025).

Logam mulia jenis emas London murni tercatat di angka Rp 7.600.000 per mayam. 

Harga ini turun signifikan dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 7.850.000 per mayam.

Abdul Hafiz, karyawan Toko Emas Nusantara di Komplek Pertokoan Kencana Indah, Kota Kualasimpang, mengatakan penurunan ini sudah terlihat sejak dua hari terakhir.

“Kalau hari ini emas London murni di harga Rp 7,6 juta per mayam, sudah turun dari sebelumnya Rp 7,850 juta. Emas kadar 97 persen sekarang di angka Rp 7.550.000 per mayam,” ujarnya.

Sementara itu, untuk emas perhiasan kadar 22 karat, harga per gramnya berkisar Rp 1.600.000.

Hafiz menyebutkan bahwa harga tersebut bisa berbeda tergantung model dan bentuk perhiasan yang dijual.

Meskipun mengalami penurunan, Hafiz menyebut belum ada lonjakan signifikan dalam pembelian.

Menurutnya, sebagian besar warga saat ini justru lebih banyak menjual emas ketimbang membeli, didorong oleh kebutuhan ekonomi harian.

Baca juga: Sempat Melonjak Fantastis, Harga Emas di Sebagian Wilayah Aceh Kini Kompak Turun! Berikut Rinciannya

“Walaupun turun, daya beli masih agak sepi. Mungkin karena kondisi ekonomi juga belum pulih benar. Banyak yang jual daripada beli,” tambahnya.

Penurunan harga emas ini diperkirakan berkaitan dengan gejolak pasar global, termasuk meredanya tensi geopolitik dan penguatan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir.

Namun demikian, pelaku usaha emas di daerah mengaku tetap waspada karena harga logam mulia ini cenderung fluktuatif dan bisa berubah dalam hitungan jam.

Warga yang ingin membeli atau menjual emas disarankan untuk terus memantau perkembangan harga agar tidak mengalami kerugian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved