Wisata Bireuen

Muhammad Iqbal: Wisata Bireuen Terus Berkembang

Kabupaten Bireuen memiliki kekayaan wisata alam berlimpah seperti sungai yang jernih, pantai yang indah, hingga wisata bersejarah.

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: IKL
For Serambinews.com
Muhammad Iqbal, Anggota DPRA 

SERAMBINEWS.COM, BIREUN - Kabupaten Bireuen memiliki kekayaan wisata alam berlimpah. Sungai yang jernih, pantai yang indah, hingga tempat-tempat wisata bersejarah.

Sebagian objek wisata tumbuh secara alami, sebagian tumbuh berkat upaya masyarakat dan bantuan pemerintah dengan menyediakan fasilitas pendukung.

Hingga kini semuanya terus berkembang. Anggota DPRA dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Iqbal menyebutkan, selain Pantai Cemara, ada banyak objek wisata di Bireuen yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi.

Misalnya, Krueng Batee Iliek, kuliner Pulot Ijoe di Cot Batee Geulungku, Pantai Wisata Bireuen Terus Berkembang Ujung Seuke, Ujong Blang, Bukit Cinta Paya Santewan, Geulanggang Gampong dan Pantai Jangka.

Kompleks Pendopo Bupati Bireuen yang terletak di pusat kota, tambah Iqbal, juga sudah resmi berfungsi sebagai Museum Perjuangan Bireuen.

Bangunan berarsitektur kayu yang dibangun pada 1934 itu telah dirawat dan direnovasi secara berkala, sehingga kondisinya tetap kokoh.

Di museum ini, masyarakat dapat melihat dokumen sejarah, uang kuno, senjata lama, dan lainnya.

Menurut Iqbal, Pantai Cemara menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi warga, karena pengembangannya melibatkan masyarakat dan dukungan pemerintah.

Kehadiran wisatawan setiap akhir pekan, juga memberi dampak positif bagi warga setempat, terbukanya lapangan kerja baru dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan bisnis lokal.

Karena itu, Anggota Komisi II DPRA membidangi perekonomian, sumber daya alam, dan lingkungan ini meminta perhatian berkelanjutan dari pemerintah.

“Perlu membangun infrastruktur dasar di sekitar objek wisata, seperti jalan yang lebih baik, pasokan air bersih dan listrik yang memadai. Infrastruktur yang lebih baik ini tidak hanya bermanfaat bagi wisatawan tetapi juga bagi masyarakat lokal,” kata Iqbal.

Ia menambahkan, salah satu wisata terbaru di Bireuen Adalah Bukit Cinta Santewan. Dulu, waduk ini dikelilingi rumpun bambu dan semak belukar.

Tapi kini ditata dengan baik. Sudah dibuka jalan mengelilingi waduk. Ada kios dan cafe, gazebo, mushola, toilet umum yang bersih dan wahana bebek dayung yang mengelilingi kolam estetik.

Kawasan itu dirancang sebagai tempat wisata ramah keluarga dengan suasana yang indah dan nyaman. Lokasinya sekitar 1,5 Km dari pusat kota Bireuen.

“Sekarang sudah ramai dan banyak kios, ada juga beberapa wahana permainan anak-anak, membuka lapangan kerja, dan juga pemandangan sangat indah karena berada di perbukitan,” ujar Iqbal.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved