Infrastruktur

DPRK Banda Aceh Minta PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan

Badan anggaran (Banggar) DPRK Banda Aceh memberikan sejumlah masukan ke organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait di

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Humas DPRK Band Aceh
SERAHKAN DRAFT - Anggota Banggar, Tgk Januar Hasan menyerahkan draft Usul, Saran, dan Pendapat Banggar terhadap Raqan APBK Banda Aceh 2026 kepada Pimpinan DPRK dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilillah Mukhlis, dalam sidang paripurna, Selasa (25/11/2025) di gedung DPRK setempat. 

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan anggaran (Banggar) DPRK Banda Aceh memberikan sejumlah masukan ke organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait di jajaran Pemko Banda Aceh. 

Salah satunya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengenai perbaikan jalan.

Penyampaian Usul, Saran, dan Pendapat Badan Anggaran Dewan terhadap Rancangan Qanun tentang APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dibacakan oleh Anggota Banggar, Tgk Januar Hasan dalam sidang paripurna, Selasa (25/11/2025) di gedung DPRK setempat.

Dalam penyampaikan, Banggar yang diketuai juga oleh Ketua DPRK ini memberikan masukan kepada seluruh dinas dan badan yang ada di Banda Aceh, dengan melakukan sejumlah perbaikan dan meningkatkan pelayanan.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Anggaran meminta agar memprioritaskan penambahan anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan. Karena selama ini banyak keluhan masyarakat terkait jalan rusak.

Katanya, kesan semrawutnya kota sampai saat ini masih menjadi keluhan warga, untuk itu Badan Anggaran meminta kepada OPD terkait untuk kembali melakukan penertiban pada area garis sepadan bangunan (GSB).

“Kini banyak sekali area GSB dijadikan sebagai lokasi tempat usaha bahkan ada yang sudah permanen sifatnya,” ujarnya Tgk Januar Hasan.

Sementara kepada Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Banda Aceh, Banggar meminta agar memperkuat sistem pengelolaan kebersihan kota, termasuk optimalisasi pengangkutan sampah.

Dewan juga meminta dinas agar menambah armada angkutan sampah dan peralatan kebersihan, karena sampai saat ini masih terjadi keterlambatan pengangkutan sampah dari rumah tangga.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved