Berita Banda Aceh
Padam Sejak Pagi, Warga Banda Aceh Ramai-ramai Cari Listrik Darurat ke Warkop
Pemadaman listrik yang berlangsung sejak pagi membuat aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Aceh, khususnya Kota Banda Aceh terganggu.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemadaman listrik yang berlangsung sejak Rabu (26/11/2025) pagi membuat aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Aceh, khususnya Kota Banda Aceh terganggu.
Banyak warga yang terpaksa mencari tempat alternatif untuk mendapatkan daya listrik, terutama mereka yang bekerja berbasis perangkat elektronik.
Pantauan wartawan Serambi Indonesia, sejak pagi tadi sejumlah warung kopi (Warkop) di Banda Aceh tampak dipadati warga yang membawa laptop dan charger.
Baca juga: Banjir Pidie, Jalan Nasional Tangse-Meulaboh Amblas, Listrik dan Internet Padam
Mereka datang bukan hanya untuk bersantai, tetapi juga demi mendapatkan listrik darurat dan jaringan internet agar tetap bisa menyelesaikan pekerjaan.
Salah seorang warga, Fauzan alias Popo, yang ditemui Serambinews.com, di Budi Warkop, di kawasan Lueng Bata, mengaku terpaksa keluar rumah dan berburu listrik untuk bekerja.
“Tidak ada pilihan lain. Listrik mati, jaringan internet di rumah juga sangat buruk. Di sini alhamdulillah ada genset, ada jaringan wifi juga,” ujarnya kepada Serambinews.com.
Baca juga: Banjir, Kabel Transmisi Sutet di Bireuen Gangguan, Listrik Ikut Padam di Nagan, Internet Terganggu
Menurut Popo, kondisi selerti ini sudah terjadi beberapa kali di Aceh setiap kali pemadaman listrik berlangsung lama.
Akibatnya, warkop menjadi tempat paling memungkinkan untuk bekerja karena menyediakan colokan dan jaringan internet.
Berdasarkan informasi dari PLN, pemadaman listrik di Aceh dipicu oleh banjir bandang di kawasan Aruen–Bireuen.
Baca juga: Tower Transmisi di Jalur Arun-Bireuen Roboh Akibat Banjir, Listrik Seluruh Abdya Padam
Tower transmisi roboh
Hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari terakhur menyebabkan robohnya tower transmisi 150 kV, yang menjadi jalur utama penyaluran listrik ke sejumlah wilayah Aceh.
Hingga malam hari sebagian wilayah Aceh masih mengalami pemadaman listrik.
Kondisi semakin diperparah dengan intensitas hujan yang tinggi sehingga sejumlah kabupaten/kota dilanda banjir.
Baca juga: Banjir Landa Aceh Tamiang, Stok Kebutuhan Pokok di Sejumlah Warung Habis
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
| Masjid Raya Baiturahman Terima 65 Hewan Kurban, Salurkan 2.000 Paket Daging |
|
|---|
| Gampong Meunasah Papeun Sembelih 34 Hewan Kurban |
|
|---|
| Gampong Lueng Bata Banda Aceh Sembelih 47 Hewan Qurban, Salurkan 1.620 Kupon kepada Warga |
|
|---|
| Partai Golkar Aceh Sembelih 11 Sapi Kurban dan Sebar ke Daerah Bencana |
|
|---|
| Warga Gampong Pango Deah, Banda Aceh, Sembelih 19 Sapi dan Empat Kambing Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-Banda-Aceh-Ramai-ramai-Cari-Listrik-Darurat-ke-Warkop.jpg)