Banjir Landa Aceh
Banjir dan Longsor Landa Aceh Selatan, Ribuan Warga Terdampak
Data update terbaru Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.29 WIB, menyebutkan ribuan warga terdampak dan sejumlah
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
Data update terbaru Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.29 WIB, menyebutkan ribuan warga terdampak dan sejumlah akses jalan nasional serta jembatan utama sempat lumpuh akibat material longsor dan tingginya debit air sungai.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN – Bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan sejak Senin hingga Kamis, 24–27 November 2025.
Data update terbaru Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.29 WIB, menyebutkan ribuan warga terdampak dan sejumlah akses jalan nasional serta jembatan utama sempat lumpuh akibat material longsor dan tingginya debit air sungai.
Banjir merendam permukiman penduduk, selain itu banjir juga meluas hingga badan jalan nasional dan gampong.
Bahkan menggerus abutment Jembatan Darurat (Billy), yang telah memutus akses transportasi masyarakat di kawasan Trumon menuju Buloh Seuma.
“Curah hujan tinggi dan angin kencang juga menyebabkan sejumlah titik rawan mengalami longsor serta pohon tumbang di ruas jalan nasional.
Arus listrik sempat terganggu dan lampu padam di beberapa lokasi,” demikian laporan petugas Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan M. Iqbal, Kamis (27/11/2025) pukul 18.29 WIB.
Baca juga: Pemko Langsa Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, Wali Kota Minta Dukungan BNPB
Ia mengatakan banjir melanda sejumlah kecamatan, antara lain Meukek, Kota Bahagia, Bakongan, Samadua, Trumon Tengah, Trumon, Kluet Selatan, Kluet Tengah, dan Sawang.
Sementara tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di Kecamatan Sawang, Tapaktuan, Trumon, Bakongan, Kluet Utara, dan Tapaktuan.
Ribuan Jiwa Terdampak
BPBD mencatat sedikitnya lebih dari 3.500 jiwa terdampak, terutama di Kecamatan Kota Bahagia, Bakongan, dan Trumon.
Beberapa kampung dengan jumlah terdampak paling besar antara lain, Gampong Beutong (97 KK, 332 jiwa), Ujong Gunong Rayeuk (114 KK, 398 jiwa), Ujong Padang, Bakongan (189 KK, 671 jiwa) dan Gampong Drien, Bakongan (149 KK, 511 jiwa).
Sejumlah fasilitas publik dan area pertanian dilaporkan rusak akibat banjir dan longsor.
Baca juga: Sejumlah Tiang Listrik Tumbang Diterjang Banjir, Beutong Ateuh Nagan Raya Gelap
Di antaranya terendamnya Jalan Nasional Tapaktuan–Blangpidie dan Tapaktuan–Subulussalam, Irigasi Gampong Krung Batu di Kluet Utara rusak, rusak Tanggul pembatas sawah di Tringmuduro Tunong, Sawang dan Jembatan Billy menuju Buloh Seuma terputus akibat banjir.
Kondisi Terbaru
Hingga Kamis malam, sebagian wilayah mulai pulih. Di sejumlah kecamatan, debit air berangsur surut dan pembersihan material longsor telah dilakukan oleh tim gabungan.
Akses jalan nasional di Batu Itam Tapaktuan dan Gunung Alue Kriet Sawang kini sudah kembali normal.
Sementara pembersihan material tanah di akses Pinto Angen Trumon masih berlangsung dan akses ke buloh Seuma sudah bisa dilalui kendaraan roda dua melalui jembatan darurat.
Upaya Penanganan
Baca juga: TNI Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Aceh Utara, Ada Korban Patah Tulang dan Balita
Tim Damkar Penanggulangan Bencana, TRC, bersama TNI dan Polri melakukan pemantauan, pembersihan material longsor, pendataan dampak bencana.
“Personel melakukan asesmen lapangan dan penanganan awal di seluruh titik yang terdampak.
Masyarakat diminta tetap waspada mengingat potensi hujan lebat dan longsor masih tinggi di wilayah Aceh Selatan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kota-bahagia-25112025.jpg)