Sabtu, 25 April 2026

Gempa Simeulue

Gempa 6,3 RS Guncang Simeulue, 11 Warga Terluka

Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) dengan kedamalaman 10 Km melanda wilayah Kabupaten Simeulue

Editor: mufti
Tribunnews.com/BMKG
Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Aceh pada Kamis, (27/11/2025), sekitar pukul 11.56 WIB. Data awal BMKG mencatat gempa berpusat di laut, sekitar 62–63 kilometer barat laut Sinabang, Aceh, dengan koordinat 2,67–2,72 LU dan 95,84–95,85 BT. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) dengan kedamalaman 10 Km melanda wilayah Kabupaten Simeulue pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.56 WIB.
  • Korban luka-luka 11 orang akibat tertimpa reruntuhan, juga terjadi kebakaran gudang supply minyak tanah milik warga akibat gempa
  • Tercatat sedikitnya 17 kali gempa susulan dengan intensitas bervariasi. Meski kekuatannya cenderung lebih kecil, getaran susulan tetap menambah rasa cemas masyarakat.

“Mereka mengalami luka di bagian kepala, kaki dan badan akibat tertimpa material bangunan.” Zulfadli, Kalak BPBD Simeulue 

SERAMBINEWS.COM, SIMEULUE – Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) dengan kedamalaman 10 Km melanda wilayah Kabupaten Simeulue pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.56 WIB. Sebanyak 11 orang terluka akibat tertimpa material bangunan gedung pemerintahan. 

Data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berpusat di laut, sekitar 62–63 kilometer barat laut Sinabang, Aceh, dengan koordinat 2,67–2,72 LU dan 95,84–95,85 BT. Kedalaman gempa tercatat berbeda dalam laporan awal, yaitu 10 kilometer dan 18 kilometer, mengindikasikan data masih dalam proses pemutakhiran.

“Korban luka-luka 11 orang akibat tertimpa reruntuhan, juga terjadi kebakaran gudang supply minyak tanah milik warga akibat gempa,” ujar Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue, Zulfadli kepada Serambi.

Dari 11 korban luka-luka, sembilan di antaranya  merupakan atlet Pra PORA yang sedang melaksanakan pertandingan di gedung serbaguna. “Mereka mengalami luka di bagian kepala, kaki dan badan akibat tertimpa material bangunan,” ujarnya.

Para korban adalah, Khairani (Kumite Aceh Timur), Ega Zulaikha (Aceh Barat), Naila (Aceh Besar), Daffa (Banda Aceh), Novitaria (Banda Aceh), Putri Isnaini (Aceh Selatan), Dian Fauziah (Nagan Raya), Fajar Azami Akbar (Aceh Tenggara), Tiara (Simeulue), Alexandro (Simeulue) dan Andra Adiatama (Simeulue) dan Muhtadin (wasit). 

Selain itu, gempa juga membuat Masjid Babussalam di Desa Kampung Aie, Kecamatan Simeulue juga mengalami kerusakan di beberapa bagian seperti dinding dan jendela masjid. Dalam video amatir yang diterima Serambi, tampak dinding masjid mengalami kerusakan cukup parah. Material bangunan tampak roboh.

Selain Masjid Babussalam, sejumlah bangunan pemerintah juga rusak ringan seperti Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Simeulue, Gedung DPRK, BPBD, Puskesmas di Kecamatan Simeulue Tengah dan beberapa bangunan lainnya. 

Dalam foto yang beredar di grup-grup WhatsApp, tampak bagian atap puskesmas roboh dan beberapa sisi bangunan mengalami retakan. Akibat kerusakan tersebut, pelayanan kesehatan terpaksa dialihkan ke area parkir puskesmas.

Pasien yang sedang menjalani pengobatan tampak dirawat di ruang terbuka sambil menunggu kondisi kembali aman. 

Dalam rekaman video lain, puluhan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Koperasi Merah Putih di Gedung Bappeda Simeulue terlihat berhamburan keluar ruangan saat guncangan pertama terjadi. 

Banyak peserta berteriak panik dan langsung mencari tempat aman di luar gedung. Seorang peserta laki-laki terlihat mengalami kesakitan di kaki kirinya akibat terjatuh saat menyelamatkan diri. 

Ia diduga jatuh dari tangga dan sempat terinjak oleh peserta lain akibat kepanikan massal. Suasana di lokasi tampak riuh dan dipenuhi kepanikan. Kalak BPBD Simeulue, Zulfadli mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(iw

17 Gempa Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga melaporkan bahwa hingga pukul 15.30 WIB, tercatat sedikitnya 17 kali gempa susulan dengan intensitas bervariasi. Meski kekuatannya cenderung lebih kecil, getaran susulan tetap menambah rasa cemas masyarakat.

Getaran gempa dirasakan kuat oleh warga di Simeulue dan beberapa wilayah pesisir Aceh. Laporan juga menyebutkan gempa turut terasa hingga Medan, Sumatera Utara (Sumut), meski pusat gempa berjarak ratusan kilometer dari kota tersebut. "Terasa sampai medan getarannya," ujar Dara, warga Binjai, Sumut.

Kalak BPBD Simeulue, Zulfadli mengimbau masyarakat kepulauan Simeulue agar tetap tenang, namun perlu waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta melakukan mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat dan setelah terjadi gempa bumi, siapkan jalur evakuasi yang aman dilingkungan tempat tinggal. 

“Selanjutnya agar terus berlatih untuk evakuasi mandiri dan terus memonitor “InfoBMKG” baik sosial media, Mobile Apps, website ataupun kanal-kanal resmi BMKG,” pungkasnya.

Berhamburan keluar rumah 
 

Gempa berkekuatan 6,3 SR yang dirasakan beberapa detik membuat warga di berbagai kawasan panik dan berhamburan keluar rumah. Ayu Hidayanti Mienata, salah seorang warga Desa Suka Jaya, Kecamatan Simeulue Timur, mengatakan, saat gempa seluruh masyarakat tumpah ruah ke luar rumah.

Mereka berusaha menyelamatkan diri dari reruntuhan material bangunan. “Semua orang lari ke luar rumah tadi. Ada yang ke jalan raya juga. Tapi alhamdulillah sekarang sudah kondusif,” pungkasnya.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved