Berita Banda Aceh
Dinas Pangan Minta Petani di Aceh Tengah Tetap Panen Cabai, Barang Diangkut dengan Heli
Lebih dari 12.000 hektare lahan cabai di Aceh Tengah siap panen, namun distribusi terhambat longsor.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Lebih dari 12.000 hektare lahan cabai di Aceh Tengah siap panen, namun distribusi terhambat longsor.
- Dinas Pangan meminta petani tetap panen dan mengumpulkan cabai agar bisa diangkut dengan heli atau Hercules.
- Sementara itu, pemerintah memesan 1,7 ton cabai dari Medan untuk menekan lonjakan harga di Aceh.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah petani cabai merah di Aceh Tengah ikut menerima dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda daerah itu.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menyebutkan, lebih 12.000 hektare lahan cabai di daerahnya dalam keadaan siap panen raya, namun tidak bisa didistribusi ke daerah lain.
Ia menyatakan, Aceh Tengah saat ini terkurung karena semua akses menuju Dataran Tinggi Gayo tersebut tertutup tanah longsor.
"Ada petani cabai hampir 12.000 hektare lebih yang hari ini panen raya,” ujarnya.
“Satu hari itu terkadang ada 300 sampai 500 ton, terkendala distribusi ke daerah lain," kata Bupati Haili melaporkan.
Akibat tidak ada pasokan membuat harga cabai merah di daerah lain seperti Banda Aceh dan Aceh Besar melambung tinggi, mencapai Rp 300 ribu per kilogram.
Baca juga: Stok Telur, Kol, hingga Tomat Mulai Langka, Cabai Merah Rp 250 ribu/kg
Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan berharap petani cabai di Aceh Tengah dan Bener Meriah tetap memanen cabainya dan dikumpulkan pada satu tempat.
"Apa bisa dikumpulkan di satu tempat biar kita angkut. Jadi (angkutnya) bisa minta tolong pakai heli Polda Aceh atau pakai pesawat Hercules," kata Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri.
"Jadi itu yang kami pingin (cabai dikumpulkan disatu tempat), karena menurut Dinas Pertanian dan Perkebunan, itu Sabtu mereka sudah panen raya di Ketol (Aceh Tengah)," ujarnya.
Namun untuk sementara, Pemerintah Aceh sudah memesan cabai dari Medan sebanyak 1,7 ton dan dikirim lewat pesawat kargo.
Baca juga: Efek Banjir, Harga Cabai Rawit di Abdya Tembus Rp 120 Ribu Per Kg, Segini Harga Bahan Pokok lainnya
Cabai tersebut diperkirakan bisa sampai ke Pasar Lambaro, Aceh Besar pada Sabtu besok pagi.(*)
cabai merah
Panen Cabai Merah
Petani Cabai
Dinas Pangan Aceh
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| PoD Mubadala Masih Tertahan, Terkait Sengkarut Gas Blok Andaman |
|
|---|
| BBPOM Bina Pedagang Jamu Gerobak, Temukan Produk tanpa Izin Edar |
|
|---|
| Satgas SAR Pidie Kirim 8 Personel , Cari Pendaki yang Hilang di Gunung Seulawah |
|
|---|
| Kementerian PU Data Huntara Rusak |
|
|---|
| Pemko Banda Aceh Raih WTP ke-18 Kali Berturut-turut, Illiza: Ini Bukanlah Tujuan Akhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Cabai-merah-keriting-merupakan-komoditas-penyumbang-inflasi-di-Kabupaten-Aceh-Singkil.jpg)