Jumat, 5 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Dinas Pangan Minta Petani di Aceh Tengah Tetap Panen Cabai, Barang Diangkut dengan Heli

Lebih dari 12.000 hektare lahan cabai di Aceh Tengah siap panen, namun distribusi terhambat longsor.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
PANEN CABAI MERAH - Ilustrasi cabai merah. Dinas Pangan Aceh meminta petani di Aceh Tengah untuk tetap memanen cabai merah untuk selanjutnya dikumpulkan pada satu tempat guna diangkut dengan menggunakan helikopter atau pesawat Hercules. 
Ringkasan Berita:
  • Lebih dari 12.000 hektare lahan cabai di Aceh Tengah siap panen, namun distribusi terhambat longsor.
  • Dinas Pangan meminta petani tetap panen dan mengumpulkan cabai agar bisa diangkut dengan heli atau Hercules.
  • Sementara itu, pemerintah memesan 1,7 ton cabai dari Medan untuk menekan lonjakan harga di Aceh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah petani cabai merah di Aceh Tengah ikut menerima dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda daerah itu.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menyebutkan, lebih 12.000 hektare lahan cabai di daerahnya dalam keadaan siap panen raya, namun tidak bisa didistribusi ke daerah lain. 

Ia menyatakan, Aceh Tengah saat ini terkurung karena semua akses menuju Dataran Tinggi Gayo tersebut tertutup tanah longsor.

"Ada petani cabai hampir 12.000 hektare lebih yang hari ini panen raya,” ujarnya.

“Satu hari itu terkadang ada 300 sampai 500 ton, terkendala distribusi ke daerah lain," kata Bupati Haili melaporkan.

Akibat tidak ada pasokan membuat harga cabai merah di daerah lain seperti Banda Aceh dan Aceh Besar melambung tinggi, mencapai Rp 300 ribu per kilogram.

Baca juga: Stok Telur, Kol, hingga Tomat Mulai Langka, Cabai Merah Rp 250 ribu/kg

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan berharap petani cabai di Aceh Tengah dan Bener Meriah tetap memanen cabainya dan dikumpulkan pada satu tempat.

"Apa bisa dikumpulkan di satu tempat biar kita angkut. Jadi (angkutnya) bisa minta tolong pakai heli Polda Aceh atau pakai pesawat Hercules," kata Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri. 

"Jadi itu yang kami pingin (cabai dikumpulkan disatu tempat), karena menurut Dinas Pertanian dan Perkebunan, itu Sabtu mereka sudah panen raya di Ketol (Aceh Tengah)," ujarnya.

Namun untuk sementara, Pemerintah Aceh sudah memesan cabai dari Medan sebanyak 1,7 ton dan dikirim lewat pesawat kargo. 

Baca juga: Efek Banjir, Harga Cabai Rawit di Abdya Tembus Rp 120 Ribu Per Kg, Segini Harga Bahan Pokok lainnya

Cabai tersebut diperkirakan bisa sampai ke Pasar Lambaro, Aceh Besar pada Sabtu besok pagi.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved