Konflik Amerika vs Iran
Teheran Dihantam Penboman Besar Pada Hari Ketujuh Perang, AS Kerahkan Pesawat Siluman B‑2
Militer Amerika Serikat mengerahkan pesawat pengebom siluman B‑2 Spirit dalam operasi hari ini.
Ringkasan Berita:
- Ibu kota Iran, Teheran, kembali diguncang gelombang pengeboman udara besar‑besaran pada hari ketujuh konflik berskala luas antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, Jumat (6/3/2026).
- Serangan ini menandai eskalasi tajam setelah enam hari pertempuran intens yang telah mengguncang wilayah itu.
- Militer Amerika Serikat mengerahkan pesawat pengebom siluman B‑2 Spirit dalam operasi hari ini.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN — Ibu kota Iran, Teheran, kembali diguncang gelombang pengeboman udara besar‑besaran pada hari ketujuh konflik berskala luas antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, Jumat (6/3/2026).
Serangan ini menandai eskalasi tajam setelah enam hari pertempuran intens yang telah mengguncang wilayah itu.
Militer Israel menyatakan telah meluncurkan gelombang serangan luas yang menargetkan apa yang mereka sebut sebagai “infrastruktur rezim” Iran di berbagai lokasi di Teheran, termasuk area permukiman, fasilitas pemerintahan, serta di sekitar Universitas Teheran.
Sementara itu, militer Amerika Serikat mengerahkan pesawat pengebom siluman B‑2 Spirit dalam operasi hari ini.
Pesawat ini dilaporkan membawa bom penetrator untuk menghancurkan fasilitas peluncuran rudal balistik yang terletak di bawah tanah — bagian dari upaya koalisi untuk melumpuhkan kemampuan ofensif Iran.
Serangan udara juga dilaporkan mengenai permukiman sipil di Teheran, termasuk sekolah dasar dan bangunan lain yang diduga tak terkait langsung dengan target militer, menunjukkan dampak signifikan terhadap kehidupan warga.
Baca juga: Rudal Iran Turun 90 Persen, Namun Masih Mampu Serang 11 Negara
Serangan Meluas di Berbagai Wilayah
Selain di Teheran, media Iran dan sumber internasional melaporkan serangan juga terjadi di sejumlah kota lain seperti Shiraz, Isfahan, serta daerah Kermanshah yang dikenal sebagai lokasi pangkalan peluncur rudal.
Konflik tak lagi terbatas di perbatasan Iran, dengan serangan dan serangan balasan yang terdengar di negara‑negara tetangga dan wilayah Teluk Persia.
Kelompok milisi yang didukung Iran dilaporkan memperluas serangan terhadap sasaran AS dan Israel di daerah sekitar, termasuk di Irak.
Korban dan Dampak
Otoritas Iran, melalui Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran, menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan gabungan AS‑Israel sejak awal konflik kini telah mencapai lebih dari 1.200 orang, termasuk sipil dan militer.
Serangan besar ini juga telah mengakibatkan ribuan orang luka‑luka, serta kerusakan signifikan pada infrastruktur sipil dan fasilitas publik.
Laporan lain menyebut tempat‑tempat seperti museum, rumah sakit, dan sekolah telah terkena dampak serangan.
Baca juga: Iran Bantah Tuduhan Serangan Drone ke Azerbaijan, Tuding Israel Adu Domba Negara Muslim
Pernyataan dan Konteks Militer
Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, mengatakan operasi ini bertujuan menghancurkan kemampuan serangan balistik Iran dan mengurangi ancaman terhadap pasukan AS dan sekutu di seluruh kawasan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, memperingatkan bahwa intensitas pengeboman akan terus meningkat, dengan lebih banyak skuadron jet tempur dan kapabilitas udara yang akan dikerahkan dalam beberapa hari mendatang.
Di panggung global, konflik ini telah memicu kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas dan bahkan potensi dampak ekonomi serta keamanan global, terutama terkait dengan rute minyak di Timur Tengah dan ketegangan geopolitik antara kekuatan besar di kawasan.
| Iran Ajukan 14 Syarat Damai ke AS, Trump Masih Ragu dan Buka Opsi Serangan Lanjutan |
|
|---|
| Iran Ajukan Proposal Damai ke AS, Target Akhiri Konflik dalam Seulan, Usul Gencatan Permanen |
|
|---|
| Iran Peringatkan AS dan Trump: Campur Tangan di Selat Hormuz Langgar Gencatan Senjata |
|
|---|
| Trump Ancam Serangan Baru ke Iran Jika Membangkang |
|
|---|
| Iran Ajukan 14 Syarat Perdamaian ke AS dan Israel: Ganti Rugi hingga Aturan Baru di Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kontras-biaya-antara-drone-Iran-yang-relatif-murah-dan-rudal-pencegat-AS.jpg)