Sengkarut Dapur MBG: Investor Curhat Kena Tipu Rp218 Miliar, Nanik Ogah Tanggung Dosa Dadan Cs
Dana talangan sebesar Rp218 M digelontorkan untuk melunasi utang vendor dengan janji hak pengelolaan dapur, namun janji tersebut tidak terealisasi
Ringkasan Berita:
- Seorang pengusaha asal Sukabumi bernama Mujazin mengaku merugi ratusan miliar rupiah akibat dugaan penipuan proyek dapur perintis Makan Bergizi Gratis.
- Pihak investor melalui kuasa hukum Ahmad Yazdi menyebut adanya keterlibatan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Lodewyk Pusung, dalam kesepakatan tersebut.
- Kepala Badan Gizi Nasional saat ini, Nanik S. Deyang, menyatakan tidak mengetahui perihal kesepakatan tersebut karena baru menjabat pada akhir September 2025.
SERAMBINEWS.COM – Di saat pemerintah gencar-gencarnya memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke berbagai penjuru daerah, sebuah polemik besar justru menghantam Badan Gizi Nasional (BGN).
Kali ini, badai datang dari Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pengusaha lokal mengaku buntung besar setelah ikut menyuntikkan modal dalam proyek perintis dapur MBG.
Pengusaha bernama Mujazin ini blak-blakan mengaku sudah menggelontorkan dana dalam jumlah yang bikin geleng-geleng kepala.
Uang fantastis itu awalnya diniatkan sebagai dana talangan agar proyek dapur perintis tetap ngebul dan utang ke berbagai vendor bisa lunas.
Sialnya, alih-alih untung, janji tinggal janji. Dapur yang katanya mau diserahkan ke yayasannya tak pernah wujud, sementara nasib uang ratusan miliar miliknya kini mengambang tanpa kejelasan.
Baca juga: Selasa Hari Ini, Enam SPPG di Lhokseumawe Mulai Hentikan Operasional Sementara
Kesepakatan Ratusan Miliar yang Berujung Zonk
Tabir dugaan penipuan ini dibuka lebar-lebar dalam konferensi pers yang digelar oleh Yayasan Kharisma Cendekia Indonesia (KCI), Minggu (7/6/2026).
Sembari membawa tumpukan dokumen, Mujazin bersama tim hukumnya membeberkan bukti keterlibatan mereka dalam proyek dapur perintis MBG.
Ahmad Yazdi, selaku kuasa hukum investor, mengungkapkan bahwa kliennya memegang Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Nomor 02/MoU.02/IX/2025 yang diteken pada 2 September 2025.
Dalam dokumen itu, diatur klausul pengalihan hak kelola 97 titik dapur perintis kepada pihak investor dengan syarat komitmen finansial tertentu.
"Jadi, total uang sebagaimana tertulis, sebagai kontrak Rp 218 militar 250 juta. Kemudian, dibayarkan secara tahap satu itu Rp 62 miliar 250 juta rupiah. Dibayarkan dalam bentuk cash, transfer, dan lain sebagainya. Itu dibayarkan ke Badan Gizi Nasional," kata Ahmad Yazdi dalam konferensi persnya.
Yazdi menambahkan, transaksi itu tidak cuma lewat transferan bank atau duit tunai biasa, tapi juga diperkuat dengan komitmen lanjutan memakai lembaran cek bernilai jumbo.
Baca juga: Ramai-ramai Bahas Gas dari Andaman, Mari Mengenal Blok-blok Migas di Lepas Pantai Aceh Ini
Janji Manis Pengelolaan Dapur yang Menguap
Demi memuluskan hak pengelolaan dapur perintis tersebut, pihak yayasan yang diwakili Mujazin menyerahkan dua lembar cek tambahan, masing-masing senilai Rp99 miliar dan Rp66 miliar. Namun, realita di lapangan justru berbanding terbalik dari harapan.
Jangankan diberi kunci untuk mengelola, hilal soal keberadaan dapur-dapur itu pun tidak pernah kelihatan. Padahal, Yazdi menyebut saat MoU itu ditandatangani, mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung, ikut membubuhkan tanda tangan resmi.
"Faktanya zonk, para pemimpin BGN saling lempar, ada yang billing ini bodong. Kami berharap sekali Bapak Presiden jangan abai. Di momentum bersih-bersih hari ini, tolong diselesaikan dapur pertamanya," tutur Ahmad Yazdi.
Baca juga: 7 SPPG Tidak Beroperasi, Korwil BGN Aceh Selatan: Saldo VA Menipis dan Belum Masuk Dana
Tudingan Badan Gizi Nasional Lepas Tangan
Nanik S Deyang
Dadan Hindayana
Dapur MBG
7 dapur MBG tutup
dapur MBG tutup operasional
Serambi Indonesia
| Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran |
|
|---|
| 14 Makanan yang Mengandung Lebih Banyak Vitamin C daripada Jeruk, Ada Jambu Biji hingga Kembang Kol |
|
|---|
| Kepala BGN Jawab Isu Dapur MBG Tutup karena Dana Operasional, Nanik: Tidak Ada Masalah |
|
|---|
| Selasa Hari Ini, Enam SPPG di Lhokseumawe Mulai Hentikan Operasional Sementara |
|
|---|
| 14 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026, Klaim Bundle, Skin Senjata dan Hadiah Gratis Hari Ini |
|
|---|