Perang Iran vs AS
Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran
SERAMBINEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak kembali memperluas serangan terhadap Iran.
Trump bahkan mengingatkan bahwa Israel bisa menghadapi konflik sendirian jika terus melanjutkan aksi militernya tanpa mempertimbangkan upaya diplomasi yang sedang berlangsung.
Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera (9/6/2026), peringatan tersebut disampaikan Trump ketika ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat meski kedua negara telah menyepakati gencatan senjata sejak 8 April lalu.
Baca juga: Trump Ancam Iran Lagi! Aset Miliaran Dolar Tetap Dibekukan, Negosiasi Gencatan Senjata Gagal?
Peringatan keras dari Trump muncul setelah serangkaian serangan balasan antara Iran dan Israel pada akhir pekan yang memicu kekhawatiran akan pecahnya perang skala besar di kawasan Timur Tengah.
Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump mendesak kedua pihak menghentikan serangan dan memberikan kesempatan bagi jalur diplomasi untuk bekerja.
Ia menegaskan bahwa negosiasi menuju perdamaian masih berlangsung dan memiliki peluang untuk menghasilkan kesepakatan permanen.
Baca juga: Trump: Uranium Iran akan Dimusnahkan, dengan Jalan Diplomasi atau Kekuatan Militer
Trump Telepon Netanyahu
Menurut laporan media Amerika Serikat, Trump secara langsung menghubungi Netanyahu setelah Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel utara.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump mengungkapkan dirinya telah memperingatkan Netanyahu mengenai risiko yang akan dihadapi Israel apabila terus memperpanjang konflik.
"Saya mengatakan kepada Bibi, sebaiknya berhati-hati atau Israel akan segera sendirian," kata Trump.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal paling tegas sejauh ini mengenai ketidaksenangan Trump terhadap langkah-langkah militer Israel yang dinilai dapat mengganggu proses negosiasi damai.
Ketegangan terbaru dipicu oleh serangan Israel ke Beirut, Lebanon, yang menewaskan sejumlah warga sipil.
Iran menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati.
Sebagai respons, Teheran meluncurkan sejumlah rudal ke wilayah Israel utara.
Baca juga: Trump Klaim Gudang Rudal Iran Tinggal 22 Persen Usai Serangan AS
Serangan Balasan Iran dan Israel
Meski Trump meminta Israel menahan diri, pasukan Israel tetap melancarkan serangan ke Iran pada Senin pagi.
| Update Hari ke-101 Perang Iran: Rudal Balasan Iran-Israel Picu Kekhawatiran Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Sebut Serangan Beirut Sudah Lewati Semua Batas |
|
|---|
| Trump Ancam Iran Lagi! Aset Miliaran Dolar Tetap Dibekukan, Negosiasi Gencatan Senjata Gagal? |
|
|---|
| Ekspor Minyak Iran Ambruk! Blokade Laut AS Picu Kerugian Fantastis Rp95 Triliun |
|
|---|
| Update Hari ke-98 Perang Iran: Hizbullah Tolak Gencatan Senjata, Israel Terus Gempur Lebanon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Benjamin-Netanyahu-Donald-Trump-Iran-Israel-Amerika-Serikat-AS.jpg)