KUPI BEUNGOH
Refleksi NU 100 Tahun: Menjaga Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia
TEMA peringatan satu abad Nahdlatul Ulama Menjaga Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia adalah ikrar sejarah sekaligus kompas masa depan.
Namun, kolaborasi ini harus dijaga dalam etika yang sehat. NU tidak boleh direduksi menjadi alat legitimasi kekuasaan.
Sebaliknya, negara perlu memandang NU sebagai mitra kritis yang setia. Dalam tradisi NU, kesetiaan kepada negara selalu berjalan seiring dengan keberanian menjaga nurani, keadilan, dan kemanusiaan.
Seabad sudah NU berjalan. Jalan ke depan masih panjang, dan tantangannya kian berlapis. Namun akar NU tidak pernah berubah: khidmah kepada umat, keberpihakan kepada yang lemah, perlindungan terhadap yang rapuh, serta keberanian menegakkan kebenaran dengan cara yang santun dan beradab.
Dari akar inilah NU terus tumbuh—menyesuaikan diri dengan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Baca juga: Ramadhan 2026 Diperkirakan Mulai 18 Februari, Ini Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Baca juga: Sinyal Perang AS–Iran Kian Nyata, Washington Minta Kapal Amerika Menjauh dari Perairan Iran
Semoga Nahdlatul Ulama tetap istiqamah sebagai penjaga nilai, peneduh umat, dan penyangga kebangsaan.
Semoga seluruh Nahdliyyin, di mana pun berada, terus setia pada amanah sejarah ini: mengabdi tanpa pamrih, berjuang tanpa gaduh, dan merawat Indonesia dengan cinta serta tanggung jawab.
Wallāhu Muwaffiq ilā Aqwamit Tharīq.
*) PENULIS adalah Ketua Ansor Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Refleksi NU 100 Tahun
Ketua PW GP Ansor Aceh Azwar A Gani
Opini Kupi Beungoh Azwar A Gani
100 Tahun NU
| Dollar dan Dapur Rumah Tangga di Desa |
|
|---|
| Akademisi atau Buruh Pengetahuan Global: Ketika Kampus Mengejar Reputasi Tapi Abai Ruh Peradaban |
|
|---|
| Bukan Mafia Sitasi, Ini Jejaring Ilmu: Tanggapan untuk Teuku Muhammad Jamil |
|
|---|
| Nasehat Imam Al-Ghazali dan Cermin Kepemimpinan di Aceh |
|
|---|
| Ketika Tendik Cemburu pada Dosen: Akademik Tergadai dan Kebebasan Terancam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/azwar-a-gani-gp-ansor.jpg)