Breaking News
Selasa, 9 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Sebelum Lupa, Ayo Bangun Museum Smong

Kota Banda Aceh menjadi pusat peringatan nasional HKB Tahun 2026. HKB kali ini mengusung tema “Siap untuk Selamat.”

Tayang:
Editor: mufti
IST
ALEX ARAO, S.Pd., Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan pegiat literasi Rumah Baca Simeulue Cerdas, melaporkan dari Sinabang 

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini, harusnya menjadi momentum untuk menyegarkan kembali ingatan itu, tidak sekadar mengenang, akan tetapi menginternalisasi, dan bukan sekadar mendengar, melainkan mewariskan pengetahuan dan pengalaman tentang itu untuk generasi sekarang dan mendatang.

Di Kota Banda Aceh, ada Museum Tsunami, Museum Kapal Apung, dan beberapa objek sejarah lainnya yang bisa mengedukasi dan merawat ingatan kita tentang bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada Minggu pagi tanggal 26 Desember 2004 itu.

Lalu, bagaimana dengan smong, apakah perlu “dirumahkan” di tanah asalnya, Simeulue?

Jawabannya: tentulah sangat perlu. Gagasan untuk membangun Museum Smong di Simeulue, bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang menguatkan ide tersebut:

- smong sebagai warisan pengetahuan

Smong tidak hanya sekadar cerita rakyat, tetapi ia adalah sitem peringatan dini berbasis kearifan lokal. Ketika gempa besar terjadi dan air laut tiba-tiba surut, penduduk yang bermukim di pulau yang terletak di tengah samudra ini tidak menunggu sirene dan instruksi, spontan mereka berlari ke tempat-tempat yang lebih tinggi.

Pengetahuan itu menjadi bukti nyata bahwa petuah dalam syair smong menyelamatkan puluhan ribu nyawa manusia;

- menjadi ruang edukasi kebencanaan berbasis budaya

Melalui tradisi smong ingatan lisan menjadi arsip ilmiah;

- menjadi pengingat sejarah agar tidak dilupakan oleh generasi kini dan mendatang;

- penguatan identitas budaya Simeulue

Keberadaannya memperkuat rasa bangga masyarakat Simeulue terhadap budaya sendiri dan menjadi bukti bahwa masyarakat lokal memiliki sistem pengetahuan yang cerdas dan adaptif;

- potensi jadi destinasi wisata edukatif dan menggerakkan ekonomi masyarakat;

- menjadi pusat dokumentasi ilmiah kebencanaan;

- peluang digitalisasi dan museum modern; dan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved