Jurnalisme Warga
Sebelum Lupa, Ayo Bangun Museum Smong
Kota Banda Aceh menjadi pusat peringatan nasional HKB Tahun 2026. HKB kali ini mengusung tema “Siap untuk Selamat.”
- kontribusi Simeulue untuk dunia.
Nantinya Museum Smong Simeulue diharapkan lebih dari sekadar menyimpan arsip
Sejarah. Keberadaannya harus lebih dari itu. Dari Simeulue, dunia teredukasi bahwa kearifan lokal smong bukan sesuatu yang usang dan ketinggalan zaman, melainkan sumber pengetahuan yang hidup dan menyelamatkan.
Biasanya museum dibangun untuk mengenang masa lalu. Namun, beda dengan Museum Smong, ia dibangun untuk menjaga masa depan, melestarikan kearifan lokal smong yang terintegrasi dengan nilai-nilai religius.
Museum Smong, dari Simeulue untuk dunia.
Sebelum lupa, apakah smong dibiarkan hanya hidup dalam cerita atau memberinya rumah
yang layak?
Museum Smong tidak hanya mengabarkan kepada dunia tentang bencana alam gempa
dan gelombang laut yang dahsyat itu, tetapi juga mengingatkan seluruh penduduk yang mendiami
kolong Bumi ini, untuk mamastikan bahwa ketika bencana datang lagi, kita semua sudah siap untuk selamat, bukan karena takut, melainkan karena kita tahu apa yang harus dilakukan.
Membuatkan rumah untuk smong Simeulue adalah menjadi sesuatu yang penting dan mendesak, dan harus menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Simeulue dan Pemerintah Aceh.
Rumah Smong Simeulue, bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik belaka, melainkan menciptakan ruang hidup bagi pengetahuan lokal untuk bertahan di tengah perubahan zaman.
Museum Smong Simeulue akan menjadi penghubung masa lalu, kini, dan masa depan. Semoga!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ALEX-ARAO-OKE.jpg)