Selasa, 21 April 2026

Berita Olahraga

Terpilih Aklamasi, Pon Yahya Sah Pimpin KONI Aceh Periode 2025-2029

Penetapan Pon Yahya sebagai Ketua Umum KONI Aceh Periodeo 2025-2029 dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 05/MUSORPROVLUB/2025. 

|
Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KIBARKAN BENDERA KONI - Saiful Bahri alias Pon Yahya mengibarkan bendera KONI Aceh setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Aceh periode 2025-2029 dalam Musorprovlub di Grand Hotel Aceh, Lamdom, Banda Aceh, Kamis (9/10/2025) sore. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Saiful Bahri, tokoh Aceh yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Pon Yahya, secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk masa bakti 2025–2029. 

Penetapan ini dilakukan melalui Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Aceh yang berlangsung khidmat dan demokratis di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh pada Kamis (9/10/2025).

Musorprovlub tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi olahraga tertinggi di Aceh. 

Dalam sidang pleno yang dipimpin oleh H Teuku Rayuan Sukma sebagai ketua sidang, didampingi oleh Sekretaris T Feriansyah, serta tiga wakil ketua yakni Muslim HS, Ifwandi, dan Adnan Yacob, Pon Yahya ditetapkan sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta yang memiliki hak suara.

Penetapan Pon Yahya sebagai Ketua Umum KONI Aceh Periodeo 2025-2029 dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 05/MUSORPROVLUB/2025. 

Baca juga: Soedarmo Tiba di Aceh, Tegaskan Musorprovlub KONI Aceh Tetap Sesuai Jadwal

Selain itu, Pon Yahya juga didaulat sebagai Ketua Tim Formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan KONI Aceh periode 2025–2029. 

Dalam menjalankan tugas tersebut, Pon Yahya akan bekerja bersama dua anggota formatur lainnya, yaitu HT Rayuan Sukma sebagai perwakilan Pengprov Cabang Olahraga dan Muslim HS sebagai perwakilan KONI kabupaten/kota. 

Mereka diberi waktu maksimal 30 hari untuk menyusun dan menetapkan susunan kepengurusan baru.

Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai ketua, Pon Yahya menyampaikan rasa syukur dan tekad kuat untuk mengemban amanah tersebut. 

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukanlah sekadar kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menjaga marwah dan melanjutkan perjuangan besar KONI Aceh.

Baca juga: Soedarmo: Terkait Musorprovlub KONI Aceh Kita Hanya Melanjutkan

“Amanah yang hari ini saya terima bukanlah kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menjaga marwah dan melanjutkan perjalanan besar KONI Aceh,” ujar Pon Yahya dengan penuh semangat.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemimpin KONI Aceh sebelumnya.

Teristimewa kepada Muzakir Manaf (Mualem) dan almarhum H Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), yang telah meletakkan fondasi kuat dalam pengembangan olahraga di Aceh.

Pon Yahya berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan fokus pada pembinaan atlet, peningkatan fasilitas pelatihan, dan menjadikan olahraga sebagai kebanggaan, serta perekat semangat generasi muda Aceh.

“Terima kasih kepada seluruh peserta Musorprovlub, kepada Caretaker KONI Pusat, serta seluruh pengurus dan pemilik suara yang telah mempercayakan amanah ini kepada saya,” ucap mantan Ketua DPRA ini. 

Baca juga: Pimpin Rakorsus, Soedarmo Tegaskan Musorprovlub KONI Aceh Sesuai AD/ART

Kepercayaan ini akan saya jawab dengan kerja nyata,” tegas Pon Yahya.

Dukungan Pemerintah Aceh dan KONI Pusat

Sementara itu, Musorprovlub tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, yang mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf membuka acara. 

Dalam sambutannya, M Nasir menyampaikan harapan besar agar Ketua KONI Aceh yang baru mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju dan berprestasi.

Ia mengakui, bahwa di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf selama dua periode dan dilanjutkan oleh almarhum Abu Razak, KONI Aceh telah menunjukkan performa luar biasa dalam berbagai ajang olahraga nasional. 

Baca juga: Voters Sepakat Gelar Musorprovlub KONI Aceh

Pemerintah Aceh, terang M Nasir, siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan KONI Aceh demi kemajuan prestasi olahraga di daerah.

“KONI Aceh begitu kuat saat dipimpin Gubernur Muzakir Manaf selama dua periode, dan hal itu masih berlanjut saat dipimpin almarhum Abu Razak,” papar Sekda. 

“Kita berharap, ketua yang baru mampu melanjutkan tren peningkatan prestasi sebagaimana telah diraih pada periode Mualem dan Abu Razak,” ujar M Nasir.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, yang dalam amanatnya menyoroti peningkatan prestasi olahraga Aceh sejak PON Riau. 

Amanat Marciano dibacakan oleh Ketua Caretaker KONI Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. 

Dalam pesannya, Marciano menekankan pentingnya memilih pemimpin terbaik dan menjaga persatuan pasca Musorprovlub sebagai kunci sukses organisasi.

Baca juga: Resmi! SK Pengurus Caretaker KONI Aceh Terbit, Eks Pj Gubernur Jabat Ketua

“Memilih pemimpin terbaik dan bersatu setelah Musorprovlub menjadi kunci kesuksesan dan tata kelola organisasi,” tegas Marciano.

Ia juga mengingatkan agar ketua terpilih dan jajaran pengurus yang akan dibentuk nantinya memahami secara mendalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

Serta menempatkan kepentingan peningkatan prestasi olahraga di atas kepentingan golongan.

Solidaritas dan integritas, disebut Ketua Umum KONI Pusat, sebagai fondasi utama dalam mendukung kepemimpinan baru.

Dengan terpilihnya Pon Yahya sebagai Ketua Umum KONI Aceh periode 2025-2029, harapan baru pun mengemuka. 

Para pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, KONI Pusat, maupun masyarakat olahraga Aceh, menantikan gebrakan dan inovasi yang akan dihadirkan dalam lima tahun ke depan.

Baca juga: Resmi Mendaftar, Pon Yahya Menuju Calon Tunggal Ketum KONI Aceh, Begini Penjelasannya

Kepemimpinan Pon Yahya diharapkan mampu menjadi katalisator bagi kemajuan olahraga Aceh.

Tidak hanya dalam hal prestasi, tetapi juga dalam membangun karakter, semangat, dan kebanggaan daerah melalui olahraga.

Siapa Pon Yahya 

Pon Yahya atau nama aslinya Saiful Bahri, adalah seorang tokoh penting dari Aceh yang dikenal sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan juga seorang politisi serta pengusaha sukses.

Profil Singkat Pon Yahya:

Lahir: 17 Juli 1977 di Cot Seutuy, Aceh Utara

Karier Militer: Eks Komandan Operasi GAM Daerah II Teungku Chiek di Cot Plieng

Karier Politik:

Menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada tahun 2022 menggantikan Dahlan Jamaluddin

Politisi dari Partai Aceh, mewakili daerah pemilihan Aceh Utara dan Lhokseumawe

Karier Bisnis:

Sukses di bidang perkebunan karet dan sawit

Memiliki kebun sawit seluas 1.500 hektare dan mempekerjakan ratusan orang

Pon Yahya adalah mantan Wadanki TNA pertama (Wakil Komandan Kompi GAM) yang menjadi Ketua DPRA, sebuah pencapaian bersejarah dalam politik Aceh

Dikenal sebagai sosok dermawan dan peduli terhadap pendidikan agama serta kesejahteraan masyarakat.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved