Senin, 18 Mei 2026

Persiraja

Eror Pertahanan dan Gol Cepat Persiraja Jadi Biang Kekalahan Sumsel United

“Tidak mungkin lagi untuk kita paksakan, tidak baik untuk mereka sendiri dan juga untuk tim,” katanya.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Rianza Alfandi
MEMBERIKAN KETERANGAN – Asisten Pelatih Sumsel United, Amirul Mukminin, memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadapi Persiraja Banda Aceh dalam laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025-2026, yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Sabtu (4/4/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Sumsel United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persiraja Banda Aceh setelah takluk 0-2 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025-2026, Sabtu (4/4/2026) malam.
  • Asisten Pelatih Sumsel United, Amirul Mukminin, mengungkap, kekalahan tim berjuluk Laskar Juaro tersebut dipengaruhi sejumlah faktor krusial, mulai dari kesalahan lini belakang hingga gol cepat lawan 
  • Amirul juga mengakui bahwa timnya kehilangan ritme permainan setelah dua pemain kunci mengalami cedera di babak pertama.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHSumsel United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persiraja Banda Aceh setelah takluk 0-2 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025-2026, yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (4/4/2026) malam.

Asisten Pelatih Sumsel United, Amirul Mukminin, mengungkap, kekalahan tim berjuluk Laskar Juaro tersebut dipengaruhi sejumlah faktor krusial, mulai dari kesalahan lini belakang hingga gol cepat lawan di awal pertandingan.

Dalam konferensi pers usai laga, Amirul juga mengakui bahwa timnya kehilangan ritme permainan setelah dua pemain kunci mengalami cedera di babak pertama.

“Dengan hilangnya pemain kunci kami di babak pertama, itu cukup mempengaruhi ritme permainan kami. Diego Dall’oca harus diganti lebih awal, kemudian Natan juga mengalami cedera. Jadi sedikit banyak itu mempengaruhi kekuatan kami,” ujar Amirul.

Ia menegaskan pergantian pemain dilakukan semata-mata karena kondisi cedera yang tidak memungkinkan untuk dipaksakan bermain, karena akan merugikan pemain dan tim.

“Tidak mungkin lagi untuk kita paksakan, tidak baik untuk mereka sendiri dan juga untuk tim,” katanya.

Baca juga: Menang 2-0, Persiraja Kudeta Sumsel United dari Peringkat 3 Klasemen


Selain faktor cedera, Amirul juga menyoroti gol cepat Laskar Rencong yang dinilai sangat mempengaruhi jalannya pertandingan. Menurutnya, kesalahan di lini pertahanan serta hilangnya fokus menjadi celah yang dimanfaatkan lawan.

“Gol cepat dari Persiraja memang sangat berdampak untuk tim kami. Memang ada sedikit error di pertahanan kami, ditambah lagi hilangnya fokus ketika kami diserang oleh lawan,” jelasnya.

Sementara itu, pemain Sumsel United, Hafit Ibrahim, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Meski demikian, ia memastikan semangat tim tidak akan surut dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.

Hafit juga menegaskan timnya akan berjuang maksimal untuk pertandingan ke depan, terutama dalam dua laga kandang yang akan datang.

“Kami tidak akan kendor semangat walaupun hasil ini kurang bagus. Kami tetap akan fight karena kami masih punya dua pertandingan home, itu sangat penting buat kami. InsyaAllah kami akan memenangkan dua pertandingan home,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved