TOPIK
Oknum DPR Minta Jatah
-
Menteri BUMN Dahlan Iskan akan memenuhi panggilan Komisi VII DPR untuk memberikan klarifikasi temuan BPK terkait inefisiensi PLN di masa jabatannya
-
Komisi VII DPR bidang energi akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini
-
Dahlan Iskan harus terbuka dan memberikan data kepada KPK , dan siapapun angggota DPR yang terlibat harus dipidanakan
-
"Saya dengar nama saya disinyalir katanya ada (dalam daftar nama dilaporkan Dahlan). Saya sendiri belum tahu ada atau tidak,"
-
"Kita nggak pernah ada masalah, kita selalu profesional,"ujar Emirsyah Satar, di Garuda Travel Fair, Jum'at (9/11/2012).
-
Satu kali pertemuan dengan lima anggota DPR. Terjadi diskusi seolah-seolah minta jatah. Itu saja. Tapi tidak ada bukti memeras, minta jatah
-
Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumaryoto, menjadi salah satu anggota dewan yang diadukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
-
Namun, Politisi Golkar mempertanyakan apakah Dahlan Iskan sudah sampai pada mendapatkan ancaman fisik atau mengancam keselamatan jiwanya.
-
Politisi Golkar Idris Laena dikabarkan akan mengklarifikasi tudingan yang menimpanya
-
"Tidak apa-apa, tuntut saja," kata Dahlan, saat ditemui di Expo & Forum Indo Defence di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
-
Waktu itu saya tidak menyebut sepuluh, tapi sekitar sepuluh, jadi bisa delapan, bisa sembilan, bisa sebelas (nama anggota DPR).
-
"Klien saya siap memberikan keterangan kepada BK DPR kapanpun diminta," kata Warsito.
-
Kepada teman-teman wartawan, saya sedang menyiapkan diri untuk memberikan klarifikasi, tapi saya khawatir tidak mendapatkan pemberitaan yang berimbang
-
Jika Dahlan tidak melaporkan kasus tersebut kepada Polisi, Kejaksaan atau KPK, dia dianggap melindungi kejahatan
-
Dahlan jangan mengungkap oknum DPR yang memalak BUMN saja
-
Politikus muda dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengingatkan Dahlan, tindakannya sebagai pejabat publik seharusnya bertanggungjawab dan terukur
-
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkap dua nama oknum anggota DPR pemeras BUMN kepada Badan Kehormatan (BK)
-
Sebelumnya, seperti dilansir dan ditampilkan beberapa media, Dahlan tampak yakin dan mempunyai nama-nama tersebut di kantongnya
-
Politisi PKS Indra mengapresiasi keberanian Menteri BUMN Dahlan Iskan yang menyebutkan dua oknum DPR
-
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akhirnya mengungkap nama-nama anggota DPR RI yang diduga meminta jatah
-
"Semangat saya membersihkan, karena saya menteri BUMN, bukan aktivis. Menteri BUMN konsentrasi untuk membenahi BUMN,"
-
Dirut Merpati harus segara lapor saja ke polisi dan ke BK DPR atas info pemerasan, kan nanti diusut diklarifikasi dan dikonfrontir masalahnya
-
"Saya serahkan sepenuhnya pada BK untuk membuka nama-nama tersebut,"
-
Badan Kehormatan (BK) DPR RI menegaskan tidak mendapat intervensi dari fraksi terkait pernyataan Dahlan Iskan mengenai oknum anggota DPR.
-
"Dahlan Iskan membuka juga BUMN mana saja yang setor atau diminta setoran dalam pilpres 2009,"
-
Menteri BUMN Dahlan Iskan menggunakan mobil listrik (electric car) menghadiri undangan BK DPR di gedung DPR Jakarta, Senin (5/11/2012)
-
Ketentuan tata tertib DPR berdasarkan peraturan MD3 dimana tata beracara proses di BK DPR tidak boleh diintervensi siapapun termasuk pimpinan DPR
-
Pak Dahlan Iskan tidak juga lagi terus berpolemik di media soal ini. Masih banyak urusan di berbagai BUMN yang perlu waktu, tenaga, dan keseriusan
-
Harapan saja Pak Dahlan terus terang saja, siapa-siapa oknum DPR RI yang tukang malak
-
"Jangan ragu dan jangan takut untuk menyebutkan nama oknum anggota DPR tersebut. Dahlan Iskan mesti membongkar dan menuntaskan,"