Rabu, 29 April 2026

Video

VIDEO - Korban Banjir di Muara Batu Aceh Utara Dimakamkan Dalam Satu Liang

Tahap berikutnya di TPU Tgk Digle menelan tujuh korban, disusul sembilan korban pada tahap ketiga.

Penulis: Jafaruddin | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Bencana banjir besar yang menerjang Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada 24 November 2025 masih menyisakan duka dan upaya pencarian. Dua warga hingga kini masih dinyatakan hilang pasca-banjir yang terutama melanda Gampong Paloh Raya itu.

Muhammad Yahya, warga setempat, melaporkan puluhan warga ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang datang tiba-tiba. Korban banyak berasal dari Dusun Lampoh Paleeh dan Dusun Lampoh Asan yang terdampak paling parah.

Dalam kondisi darurat dan fasilitas terbatas, jenazah korban terpaksa dimakamkan secara berlangsung di Tempat Pemakaman Umum Tgk Digle, Gampong Paloh Raya. Proses pemakaman dilakukan dalam empat tahap. Satu korban pertama dikubur di area Kompleks PT Makmur.

Tahap berikutnya di TPU Tgk Digle menelan tujuh korban, disusul sembilan korban pada tahap ketiga. Dua korban tambahan kemudian dimakamkan pada tahap keempat, sementara satu korban lain dikebumikan di Gampong Meunasah Baro.

Meski begitu, dua warga masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian, yaitu Muhammad Isya dan istri dari Edi Mubin. Pencarian melibatkan relawan, warga, dan aparat gampong yang menyusuri aliran banjir hingga kawasan pesisir.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Paloh Raya. Banyak keluarga kehilangan lebih dari satu anggotanya. Korban didominasi orang dewasa, tetapi juga mencakup anak-anak dan lansia yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Masyarakat berharap adanya perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk penanganan pascabencana. Harapan itu mencakup dukungan bagi keluarga korban, bantuan psikososial, serta percepatan rehabilitasi permukiman yang rusak parah. Banjir ini tercatat sebagai salah satu tragedi terdahsyat yang dialami Paloh Raya. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved