Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Idi Aceh Timur Bangkit! Pedagang Kembali Berjualan

Meskipun stock bahan pokok di tokonya menipis, ia tetap berjualan sampai menunggu suplier datang memasok barang. 

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Rahmat Erik Aulia

SERAMBINEWS.COM  - Sejumlah pedagang di Kota Idi Rayeuk Aceh Timur, mulai membersihkan toko dan kembali berjualan meskipun di tengah keterbatasan dan banyak kerusakan. 
Pantauan Serambinews.com, pada Senin (8/12/2025), kota Idi masih dipenuhi lumpur sisa banjir bandang, sampah yang menumpuk hingga puing-puing kerusakan. 

Namun, para pedagang yang toko dan kiosnya selamat dan tidak mengalami kerusakan parah, sudah mulai berjualan. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pedagang dan pembeli. Serta melanjutkan aktivitas pasar agar tidak lumpuh di Idi. 

Salah satu pedagang kelontong UD. Sudirman, Maulidin menjelaskan, bahwa tokonya sempat tutup hampir dua minggu lebih, karena dikepung banjir serta beberapa barang hanyut. Kini ia mulai membersihkan tokonya dan membersihkan barang dagangan yang selamat. 

Meskipun stock bahan pokok di tokonya menipis, ia tetap berjualan sampai menunggu suplier datang memasok barang. 

Karena menurutnya, bahan dagangan di toko miliknya banyak dibutuhkan orang ditengah bencana seperti ini, jika ia menutupnya membuat masyarakat kesulitan mencari bahan pokok. 

Ia memprediksi, proses masuknya barang baru ke Idi mulai normal hari ini, karena akses jalan menuju medan juga mulai pulih. Hingga beberapa toko di Idi juga sudah masuk stock baru dari Medan. 

Banjir bandang yang melanda Aceh Timur mengakibatkan kerusakan dan kerugian parah, hal itu terjadi juga pada Maulidin, akibat banjir bandang itu ia mengalami kerugian Rp. 20 juta dari stock barang yang rusak dan hanyut dalam banjir.

Maulidin menjelaskan, meskipun benjir melanda dan bahan pokok menipis saat ini, karena banyak suplier belum datang untuk memasok barang. 

Ia tetap menjual dengan harga standar, tidak diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kecuali saat stok barang yang diorder usai banjir masuk dengan harga tinggi ia terpaksa menaikan sedikit. 

Lebih lanjut, ia meminta Pemerintah Daerah untuk segera membersihkan puing-puing sisa banjir dan mengangkut sampah dari Kota Idi yang sudah menumpuk. Agar aktivitas kembali normal dan tidak terganggu oleh bau busuk. (*)

Host    : Siti Masyithah
Editor  : Rahmat Erik Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved