Kamis, 7 Mei 2026

Video

VIDEO Paska Banjir, Warga Tamiang Memilih Tinggal Diantara Sisa Reruntuhan

Pascabanjir bandang dan longsor yang menerjang Aceh Tamiang, kini sejumlah warga tinggal diantara  sisa reruntuhan bangunan dan gelondongan kayu

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hendri Abik | Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH- Pascabanjir bandang dan longsor yang menerjang Aceh Tamiang, kini sejumlah warga yang terdampak memilih untuk tinggal diantara  sisa reruntuhan bangunan dan gelondongan kayu.

Seperti  pantauan Serambinews.com, Kamis (11/12/2025) warga di desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kuala Simpang, warga mendirikan gubuk dari bahan sisa banjir dengan mengikat atap dan dinding terpal. 

Bahkan ada juga yang mendirikan tenda darurat. Kini warga disana masih berusaha membersihkan lumpur dan gelondongan kayu sisa banjir. 

Baca juga: Dinkes Banda Aceh Sebut Tak Ada Lonjakan Penyakit Pascabanjir, Listrik Padam Ganggu Layanan Medis

Iskandar salah seorang warga menyebutkan bahwa mereka sudah kembali ke desanya sejak seminggu terakhir dan sebelumnya tinggal di pos pengungsian yang aman di kawasan jembatan. 

"Kami balek kesini karena lebih nyaman saja. Disini bisa bersihkan sisa runtuhan rumah. Kalau ada barang bisa gunakan ya kita pakek," sebutnya.

Kini katanya bantuan dari pemerintah dan sejumlah relawan dan warga sudah mereka terima dari sejak lima hari paska bencana alam banjir. Meskipun belum mencukupi, tapi tetap mereka syukuri. 

"Iya inikan musibah, kita tetap terima apapun," sebutnya. 

Baca juga: Demi Normalisasi Pasokan Listrik ke Aceh, PLN Kerahkan 1.476 Personel Kebut Pemulihan Infrastruktur

Dia berharap agar mendapatkan tempat tinggal yang layak untuk sementara waktu. Sebab katanya saat hujan turun bangunan darurat yang mereka dirikan itu masuk air. Bahkan ada beberapa warga sebutnya ada yang ketiduran dalam kehujanan. 

"Kami mengharkan supaya dibangun tempat tinggal sementara untuk kami. Agar saat tidur tidak basah," sebutnya. 

Kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah usai dihantam banjir bandang pada Rabu (26/11) lalu. Dua desa di kabupaten tersebut, yaitu Desa Lintang Bawah dan Sukajadi, rusak parah.

Kini, yang tersisa adalah reruntuhan bangunan, kayu gelondongan, genangan lumpur, dan beberapa rumah yang masih berdiri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved