Senin, 20 April 2026

Video

VIDEO Warga Aceh Tamiang hanya Bisa Berharap Bantuan, Sumber Penghasilan Lenyap

Ia tidak membayangkan, air setinggi atap rumah yang disertai lumpur dan kayu itu menenggelamkan hampir keseluruhan rumahnya

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: T Nasharul

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG – Sudah lebih dua pekan bencana banjir bandang melanda 18 kabupaten/kota di Tanah Rencong, termasuk Aceh Tamiang. Musibah dahsyat itu tidak hanya meninggalkan luka dan duka, tetapi juga ikut merenggut harapan dari para korban. 

Zulham, warga Dusun Bahagia, Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, hingga kini masih dihantui banjir bandang yang meluluh lantak rumahnya.

Ia tidak membayangkan, air setinggi atap rumah yang disertai material lumpur dan kayu besar itu menenggelamkan hampir keseluruhan rumahnya. 

Baca juga: Wagub Aceh Fadhlullah Minta Bantuan Untuk Korban Banjir Segera Disalurkan, Jangan Ditumpuk di Gudang

Hujan yang sebelumnya mengguyur hingga berhari-hari tidak memberi tanda bahaya besar yang akan datang. Sampai akhirnya, pada Rabu (26/12/2025), sekitar pukul sembilan malam, air perlahan mulai merambat ke pemukiman warga. 

Zulham masih mengira, air yang perlahan naik itu tidak akan sampai merendam rumahnya. Sebab banjir-banjir sebelumnya air hanya naik sebatas lutut, lalu surut kembali. Namun malam itu ternyata bukan malam biasa bagi warga Aceh Tamiang.

Saksikan selengkapnya hanya di Youtube Serambinews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved