Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO - Arab Saudi Diguyur Salju, Benarkah Ini Tanda Kiamat?

Ulama dan cendekiawan Islam juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengaitkan setiap peristiwa alam dengan kiamat. 

SERAMBINEWS.COM - Fenomena hujan salju yang dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Arab Saudi belakangan ini menghebohkan media sosial. 

Banyak warganet mengaitkannya dengan tanda-tanda kiamat, mengingat Arab Saudi dikenal sebagai negara dengan iklim gurun yang panas dan kering.

Namun, para ahli menegaskan bahwa fenomena tersebut bukan tanda kiamat, melainkan peristiwa cuaca ekstrem yang masih dapat dijelaskan secara ilmiah.

Hujan salju memang pernah terjadi sebelumnya di wilayah Arab Saudi, khususnya di daerah pegunungan seperti Tabuk, Al-Jawf, dan kawasan utara dekat perbatasan Yordania, saat suhu turun drastis akibat massa udara dingin dari Eropa.

Badan meteorologi setempat menjelaskan bahwa perubahan iklim global menyebabkan pola cuaca semakin tidak menentu, termasuk meningkatnya peluang terjadinya hujan es atau salju di wilayah yang jarang mengalaminya. 

Fenomena ini meski langka, bukanlah hal yang mustahil secara sains.

Ulama dan cendekiawan Islam juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengaitkan setiap peristiwa alam dengan kiamat. 

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat besar memiliki kriteria yang jelas dan tidak dapat dipastikan waktunya oleh manusia. 

Oleh karena itu, umat diminta untuk menyikapi fenomena alam dengan ilmu, kewaspadaan, dan keimanan, bukan dengan kepanikan.

Dengan demikian, hujan salju di Arab Saudi merupakan peringatan akan perubahan iklim dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, bukan penanda pasti datangnya hari kiamat. (*)

Host   : Siti Masyithah
Editor : Rahmat Erik Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved