Video
VIDEO - Tanah Hingga Kayu Masih Menumpuk di Rumah Warga di Pidie Jaya
Rumah warga yang letak lebih dekat dengan Sungai Krueng Meureudue, ternyata terkubur lebih tinggi dengan tanag lumpur.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indinesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Hingga satu bulan lebih pasca diluluhlantakkan banjir bandang disertai lumpur menerjang Pidie Jaya, ternyata saat ini tumpukan tanah hingga kayu masih memenuhi rumah warga. Ironisnya warga belum bisa berativitas di rumahnya di Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Tanah tebal sisa lumpur banjir masih menumpuk mengelilngi rumah warga.
Untuk membersihkan tanah lumpur yang tebal dibutuhkan alat berat. Saat ini, pemilik rumah hanya pulang melihat kondisi rumah yang masih dililit tanah lumpur sisa banjir. Padahal pemilik rumah ingin memasak di rumahnya pascabanjir bandang. Sebab, saat ini dapur umum di Gampong Blang Cut tidak ada lagi.
Selain itu, kayu gelondongan masih berserakan memenuhi rumah warga maupun sarana publik. Kayu besar maupun kecil yang terbawa banjir banda belum dibersihkan di Gampong Blang Cut. Banjir masih merendam rumah warga dampak banjir susulan terjadi beberapa hari lalu. Banjir tersebut membuat warga masih trauma.
Padahal, rasa trauma yang awalnya terjadi banjir belum berakhir yang dirasakan masyarakat. Sejumlah spring bed dan peralatan rumah tangga dijemur. Namun, saat hujan turun spring bed maupun barang rumah tangga lainnya basah. Warga belum bisa membawa pulang spring bed dan barang berharga lainnya ke rumah. Saat ini, tanah lumpur yang tebal yang mengubur rumah belum dibersihkan.
Rumah warga yang letak lebih dekat dengan Sungai Krueng Meureudue, ternyata terkubur lebih tinggi dengan tanag lumpur. Pohon-pohon kayu didepan rumah ikut menjadi korban tanah lumpur sisa banjir di Pidie Jaya.
Musibah banjir bandang yang dasyat terjadi di Pidie Jaya telah mempora-porandakan kehidupan masyarakat. Banjir di Pidie Jaya telah merenggut nyawa 29 warga akibat terseret air bah saat warga berusaha menyelamatkan diri. Saat ini, warga berharap pada Pemkab Pidie Jaya, untuk mempercepat pemulihan pascabanjir bandang, terutama membersihkan rumah dari tanah lumpur.
Pembersihan rumah warga dari lumpur tamah harus dikebut Pemkab Pidie Jaya, dengan mengerahkan lebih banyak alat berat. Sebab, dengan banyak alat berat, maka pembersihan akan lebih cepat dilaksanakan.
Warga sebentar lagi akan menghadapi Bulan Suci Ramadhan yang telah diambang pintu. Untuk itu, rumah harus cepat dibersihkan, agar masyarakat bisa pulang ke rumah di Bulan Ramadhan. Sehingga warga akan lebih kusyuk melaksanakan ibadah pada bulan suci tersebut. (*)
Narator: Dara
Video Editor: Muhammad Anshar
| VIDEO - Detik-detik Khatib Jumat di Masjid Alfalah Sigli Meninggal Dunia |
|
|---|
| VIDEO - Iran Ingin Lenyapkan Kekuatan AS di Teluk Persia, Peringatkan Trump soal Babak Baru Perang |
|
|---|
| VIDEO - ABA Silaturahmi ke Serambi, Suarakan Perjuangan Buruh pada Mayday 2026 |
|
|---|
| VIDEO - Misteri Kapal Perang AS Mendadak Terbakar di Indo-Pasifik |
|
|---|
| VIDEO - Presiden Prabowo Target Bangun 1 Juta Rumah Buruh, Ojol Dijanjikan Bagi Hasil 92 Persen |
|
|---|